BacaJogja – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta merilis prakiraan cuaca untuk tiga hari ke depan, terhitung mulai Selasa 23 Juli hingga Kamis 25 Juli 2025. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan ringan yang diprediksi terjadi di wilayah utara dan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Warjono, S.Si., M.Kom dalam siaran pers menyatakan, berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG mengidentifikasi sejumlah faktor yang memengaruhi kondisi cuaca di DIY.
Baca Juga: Pria di Bantul Meninggal Dikeroyok karena Dituduh Curi Motor: Fakta Terungkap saat Rekonstruksi
Adapun faktor yang memengaruhi sebagai berikut:
- Suhu muka laut di Samudra Hindia Selatan Jawa berada di kisaran 26–28°C dengan anomali -1.0 hingga -2.0°C. Kondisi ini dinilai kurang mendukung terbentuknya awan hujan secara signifikan.
- Keberadaan bibit siklon tropis 97W di utara Filipina menyebabkan pola angin di wilayah Jawa, termasuk DIY, didominasi oleh angin timuran.
- Kelembaban udara di ketinggian 1.500–5.000 meter (850–500 mb) bervariasi antara 15–90%, memberikan peluang terbentuknya hujan lokal, terutama di bagian utara wilayah DIY.
Prakiraan Cuaca DIY 23–25 Juli 2025
- Selasa, 23 Juli 2025
Potensi hujan ringan di Sleman bagian utara. - Rabu, 24 Juli 2025
Potensi hujan ringan di Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara. - Kamis, 25 Juli 2025
Potensi hujan ringan di Sleman bagian utara serta Kulon Progo bagian utara dan selatan.
Baca Juga: Polres Gunungkidul Tindak Pengguna Knalpot Bising dalam Operasi Patuh Progo 2025
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi dan tetap berkoordinasi dengan instansi kebencanaan seperti BPBD dan FPRB, terutama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Informasi cuaca yang lebih rinci dapat diakses melalui:
- Website: www.bmkg.go.id atau stamet-yogya.bmkg.go.id
- Media sosial: @infoBMKG atau @infobmkgyia
- Aplikasi mobile: Info BMKG
- Call Center BMKG: 196
- Atau langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. []






