QRISTIMEWA RUN 2025 di Titik Nol Yogyakarta: 1.500 Pelari Ramaikan Misi Digitalisasi Pembayaran

  • Whatsapp
QRISTIMEWA RUN
QRISTIMEWA RUN 2025 di Titik Nol Yogyakarta: 1.500 Pelari Ramaikan Misi Digitalisasi Pembayaran (Pemda DIY)

BacaJogja – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X secara resmi melepas peserta QRISTIMEWA RUN 2025 melalui prosesi flag off pada Minggu (10/8) pukul 05.30 WIB di Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Sebanyak 1.500 pelari ikut ambil bagian dalam ajang lari yang digelar Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah DIY ini, dengan pilihan rute 10K dan 5K melintasi Jl. Panembahan Senopati Ruas Selatan yang sarat nuansa heritage.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan turut didampingi Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah DIY, Sri Darmadi Sudibyo. Menurut Darmadi, event ini menjadi wujud komitmen Bank Indonesia untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan industri, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui perluasan akseptasi keuangan digital di DIY.

Read More

“QRIS sebagai inovasi unggulan sistem pembayaran telah mengalami perkembangan pesat sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2019,” ujar Darmadi. Hingga semester pertama 2025, QRIS mencatat 57 juta pengguna dan lebih dari 39 juta merchant di seluruh Indonesia. Di DIY sendiri, tercatat 965 ribu pengguna dan 941 ribu merchant yang memanfaatkan QRIS sebagai tulang punggung pembayaran digital.

Baca Juga: Hasil 5 Besar Putaran Kedua 76 Indonesian Downhill di Bukit Klangon Yogyakarta

QRIS TAP Perluas Digitalisasi Transportasi dan UMKM

Pertumbuhan QRIS semakin menguat dengan hadirnya QRIS Tanpa Pindai (QRIS TAP) yang diluncurkan pada 4 Agustus 2025. Inovasi ini telah diimplementasikan di layanan transportasi seperti Trans Jogja dan DAMRI, serta akan diperluas ke KRL Jogja–Solo. Bank Indonesia juga menggandeng penyedia jasa sistem pembayaran untuk menghadirkan UMKM digital yang memasarkan produk lokal DIY sekaligus memberikan pengalaman langsung penggunaan QRIS TAP.

Tak hanya itu, peluncuran “Parkir S.I.A.P QRIS di TKP Senopati” menjadi langkah penting menuju tata kelola parkir yang transparan, aman, dan bebas tunai. Dengan sistem ini, wisatawan tak perlu repot mencari uang kecil atau khawatir dengan biaya yang tak sesuai ketentuan. “Ini akan meningkatkan user experience sekaligus memperbaiki tata kelola perparkiran, menciptakan ekosistem wisata, serta meningkatkan citra Kota Yogyakarta yang modern dan ramah digital,” jelas Darmadi.

Baca Juga: Semarak Gemilang 2025: Karnaval Budaya, E-Sport Nasional, hingga Wayang Kulit di Magelang

Run for the Future, Peduli Disabilitas dan Lingkungan

Mengusung semangat Run for the Future, QRISTIMEWA RUN 2025 bukan sekadar olahraga, melainkan simbol menuju Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan digital. Seluruh biaya registrasi didonasikan kepada National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIY sebagai bentuk dukungan kepada atlet disabilitas. Selain itu, panitia juga menyerahkan tempat sampah terpilah kepada Pemkot Yogyakarta sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

“Dengan sinergi antara Bank Indonesia, Pemda DIY, pelaku industri, dan masyarakat, kita tidak hanya mendorong inovasi pembayaran, tetapi juga merancang masa depan ekonomi digital Indonesia, khususnya menjadikan Yogyakarta sebagai smart city yang berwawasan budaya,” pungkas Darmadi. []

Related posts