Mortir Raksasa 400 Kg di Sleman Gagal Diledakkan, Disposal Dilanjutkan Selasa Ini

  • Whatsapp
mortir raksasa sleman
penampakan mortir ukuran besar yang ditemukan di Sleman yang akan diledakkan. (merapinews)

BacaJogja  – Polresta Sleman bersama Tim Jibom Gegana Sat Brimob Polda DIY melakukan rangkaian disposal terhadap mortir raksasa berukuran panjang sekitar 180 cm dan diameter 100 cm yang ditemukan di Padukuhan Tanjung, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman.

Mortir berbobot 400 kilogram itu hingga Senin (11/8/2025) petang belum berhasil diledakkan, sehingga proses pemusnahan dijadwalkan berlanjut Selasa ini.

Read More

Kegiatan disposal diawali dengan rapat koordinasi di Ruang Rapat Kapolresta Sleman yang dipimpin langsung Kapolresta Sleman, Kombes Pol. Edy Setyanto Erning Wibowo, S.I.K., M.H., dan dihadiri unsur kepolisian, TNI, BPBD, Kesbangpol, serta pemerintah kalurahan setempat. Dalam arahannya, Kapolresta menegaskan keselamatan warga sebagai prioritas utama, dengan antisipasi matang terhadap potensi dampak materiil maupun korban jiwa.

Baca Juga: Pemuda di Bantul Nekat Ingin Bunuh Diri, Polisi Lakukan Evakuasi Dramatis

Usai rapat, tim gabungan menuju lokasi peledakan di bantaran Sungai Gendol yang melintasi Padukuhan Gungan, Pandan, Wukirsari, serta Padukuhan Besalen, Glagaharjo, Cangkringan. Pemerintah kalurahan bersama BPBD langsung melakukan sosialisasi dan evakuasi sementara warga dalam radius 300 meter dari titik peledakan.

Proses disposal dimulai pukul 14.55 WIB dengan penggeseran mortir ke titik peledakan di bawah bukit sedalam 30 meter. Tim Jibom Sat Brimob Polda DIY melakukan empat kali upaya disposal antara pukul 16.12 WIB hingga 17.08 WIB. Namun, seluruh percobaan gagal memicu reaksi pada mortir, dan bahan peledak pendukung pun habis.

“Sudah dilakukan disposal empat kali, namun belum mendapatkan hasil. Karena sudah malam, hari ini kita tunda dan akan dilaksanakan besok lagi,” ujar Edy di Kantor Kalurahan Glagaharjo.

Menurutnya, penyebab kegagalan ledakan belum diketahui. Tim berencana menambah kekuatan ledakan pada percobaan berikutnya. Hingga malam ini, mortir tersebut masih berada di lokasi disposal dengan pengamanan ketat.

Baca Juga: Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Laksda Adisutjipto Sleman untuk Kurangi Kemacetan

Evakuasi Warga Radius 1 Kilometer

Sebelum disposal, petugas mengevakuasi warga di radius 500 meter hingga 1 kilometer. Sebanyak 7 KK dari Kalurahan Glagaharjo dan 14 KK dari Kalurahan Wukirsari dipindahkan sementara ke lokasi aman.

“Kalau merasa ragu untuk kembali ke rumah, pemerintah sudah menyiapkan tempat evakuasi, mulai dari barak hingga aula kalurahan. Dinas sosial juga sudah menyiapkan dapur umum,” jelas Edy.

Baca Juga: Waduk Kedungombo: Destinasi Wisata Air Populer di Grobogan, Spot Instagramable

Meski sebagian warga sudah kembali, area radius 100–200 meter tetap dipasangi garis polisi dan dijaga ketat. “Tidak ada yang boleh masuk ke area tersebut demi keamanan,” tegasnya.

Polresta Sleman mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak menyentuh benda mencurigakan yang diduga sisa bahan peledak, serta segera melapor kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara aman, profesional, dan sesuai prosedur. []

Related posts