BacaJogja – Sebuah pengalaman tak menyenangkan dibagikan oleh seorang warga Maguwoharjo, Depok, Sleman, yang nyaris menjadi korban penipuan berkedok jualan parfum. Peristiwa ini terjadi saat ia sedang sendirian di kios.
Menurut pengakuannya, dua orang ibu-ibu datang dan menawarkan parfum dengan harga Rp5.500 per cc. Awalnya, korban tidak menaruh curiga. Ia kemudian diminta mencium aroma parfum tersebut. Namun, sesaat setelah mencium, korban langsung merasa pusing.
“Setelah itu saya diminta membayar Rp150 ribu, tapi saya tidak sanggup. Akhirnya hanya transfer Rp40 ribu saja karena botol parfum yang dibawa kecil sekali,” ungkap korban, dikutip dari akun media sosial @serpihanrasaaa.
Tak berhenti di situ, saat parfum tersebut dicium oleh anggota keluarganya, mereka juga merasakan kliyengan hingga akhirnya parfum itu dibuang.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan dari warganet mengenai dugaan modus yang digunakan. Banyak yang menduga cairan parfum tersebut bisa saja mengandung zat yang membuat kepala pusing sehingga calon korban mudah diperdaya.
Tips Agar Terhindar dari Modus Serupa
- Tolak dengan tegas bila ada orang asing menawarkan produk mencurigakan di jalan atau kios.
- Jangan langsung mencoba barang (seperti mencium parfum atau mencicipi makanan) dari orang yang tidak dikenal.
- Utamakan transaksi di tempat resmi atau toko terpercaya, hindari membeli barang dari penjual keliling yang tidak jelas asal-usulnya.
- Waspada jika didesak membayar dengan harga jauh di atas perkiraan. Biasanya ini tanda-tanda modus penipuan.
- Segera laporkan ke aparat setempat bila menemukan modus serupa agar tidak ada korban lain.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati. “Mbok ya cari rezeki yang halal, buk-buk,” keluh korban dalam unggahannya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kejahatan bisa terjadi dengan berbagai cara, termasuk melalui modus sederhana yang seringkali tidak kita sangka. []






