Waspada! Modus Penipuan Baru Menyasar Pedagang Kecil di Yogyakarta

  • Whatsapp
ilustrasi penipuan
ilustrasi penipuan (ist)

BacaJogja  – Seorang pedagang pecel lele di wilayah Yogyakarta membagikan pengalaman tak menyenangkan terkait modus penipuan baru yang menyasar pelaku usaha kecil. Cerita ini viral setelah diunggah oleh warganet dan menuai perhatian banyak orang.

Dalam curhatannya, pedagang tersebut mengisahkan awal mula kejadian saat warungnya tengah sepi pembeli. Seorang pria muda dengan tinggi badan sekitar 180 cm datang menggunakan sepeda motor matic. Pria tersebut memesan cukup banyak lauk.

Read More

Namun, saat suami pedagang sedang menyiapkan pesanan, pria itu mulai bertingkah mencurigakan. Ia meminta sang suami untuk jongkok dan meletakkan tangan di bawah gerobak. Anehnya, tangan korban tiba-tiba terasa panas. Tidak berhenti di situ, pria tersebut kemudian menyuruh korban menaruh telur di bawah gerobak, lalu memecahkannya. Ajaibnya, di dalam telur tersebut terdapat jarum.

Baca Juga: Beban Hidup Berat, Pria di Bantul Ditemukan Meninggal Diduga karena Jeratan Utang

“Dia bilang akhir-akhir ini warung sepi ya, mas. Lalu suami saya jawab iya. Setelah itu, dia menggambar sesuatu di kertas dan bilang usaha kami sedang diganggu,” tulis warganet tersebut.

Selanjutnya, pelaku meminta agar pedagang memberikan sedekah untuk anak yatim atau masjid, namun harus disalurkan melalui dirinya. Meski sempat menolak dengan alasan memiliki saudara yatim sendiri, korban akhirnya terpaksa memberikan uang Rp50 ribu. Tak cukup sampai di situ, pelaku juga meminta tambahan Rp5 ribu sebelum pergi dengan alasan hendak menuju masjid. Hingga kini, ia tak pernah kembali.

Baca Juga: Tanda Cinta Perum Azzahra Garden: Berbagi Sembako dan Senyum di Jetis Imogiri Bantul

“Saya sudah curiga dari awal. Benar saja, ujung-ujungnya dia membawa kabur uang kami. Ini jelas modus penipuan baru. Mohon hati-hati bagi pedagang dan masyarakat lain,” ungkap warganet tersebut.

Kasus ini menjadi peringatan bagi pedagang kecil dan masyarakat umum agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan berkedok bantuan spiritual maupun sedekah. Jangan mudah percaya pada orang asing yang mengaku bisa membantu usaha, terlebih jika meminta uang dengan dalih tertentu.

Jika menemukan kasus serupa, warga diimbau segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar tidak semakin banyak korban yang tertipu.  []

Related posts