BacaJogja – Sore ini, Sabtu (8/11/225) publik sepak bola Tanah Air akan disuguhi laga klasik penuh gengsi: Derbi Mataram antara PSIM Jogja vs Persis Solo dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan yang di gelar di Stadion Manahan Solo ini diprediksi berlangsung panas, mengingat kedua tim memiliki sejarah rivalitas panjang dan kondisi yang kontras menjelang laga.
PSIM datang dengan bekal positif. Laskar Mataram mencatat dua kemenangan beruntun, yakni 2-0 atas Dewa United dan 2-1 atas Persik Kediri. Tren tersebut menjadi dorongan moral besar bagi tim asuhan Jean-Paul van Gastel untuk menantang rival abadinya, Persis Solo.
Di sisi lain, Persis Solo justru belum pernah menang dalam sembilan pertandingan terakhir, dengan catatan tujuh kekalahan dan dua hasil imbang. Situasi ini membuat tekanan besar berada di kubu Laskar Sambernyawa, apalagi mereka akan tampil di hadapan publik fanatik.
PSIM Tanpa Ezequiel Vidal, Ujian Berat untuk Laskar Mataram
Meski sedang dalam performa apik, PSIM Jogja menghadapi ujian besar. Gelandang andalan mereka, Ezequiel Vidal, harus absen karena kartu merah yang diterima saat menghadapi Persik Kediri pekan lalu.
Absennya Vidal jelas menjadi kehilangan besar. Pemain asal Argentina itu berperan penting dengan torehan dua gol dan lima assist di musim ini. Van Gastel kini dituntut cermat mencari pengganti yang sepadan.
Nama Savio Sheva, gelandang muda berusia 24 tahun, disebut sebagai kandidat utama. Savio sudah tampil sepuluh kali musim ini dan menyumbang satu gol. Ia diharapkan mampu mengisi kekosongan Vidal dan menjaga ritme permainan PSIM di lini tengah.
Duel Pemain Jepang Jadi Sorotan
Laga Derbi Mataram juga akan diramaikan dengan duel dua pemain asal Jepang, yakni Kodai Tanaka (Persis) dan Yusaku Yamadera (PSIM).
Kodai menjadi andalan di lini depan Persis dengan empat gol dan satu assist musim ini, sedangkan Yusaku tampil kokoh di jantung pertahanan PSIM.
Kodai bahkan sedang dalam performa tajam setelah mencetak gol di empat laga terakhirnya. Ia mengaku sangat termotivasi untuk mencetak gol di laga penuh gengsi ini.
“Saya akan berusaha mencetak gol untuk pendukung. Pertandingan ini sangat berarti bagi kami, dan kami akan bertarung sekuat tenaga,” ujar Kodai Tanaka dikutip dari laman resmi Persis Solo, Kamis (6/11/2025).
Van Gastel: Persis Solo Hanya Kurang Beruntung
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel, menegaskan bahwa meski Persis dalam tren negatif, mereka tetap lawan berbahaya. Ia menilai tim asuhan Leonardo Medina itu sebenarnya tampil cukup baik namun sering tidak beruntung.
“Saya pikir mereka hanya sedikit kurang beruntung. Mereka tidak bermain buruk. Dalam beberapa pertandingan, mereka kebobolan di momen-momen krusial,” ujar Van Gastel dikutip dari laman resmi PSIM, Kamis (6/11/2025).
Van Gastel menekankan pentingnya fokus dan konsistensi agar PSIM tidak terjebak dalam permainan cepat Persis Solo.
Siapa Kuasai Derbi Mataram Jilid Pertama Musim Ini?
Laga Derbi Mataram sore ini diyakini akan berlangsung ketat. PSIM Jogja berambisi mempertahankan tren positif, sementara Persis Solo bertekad bangkit dari keterpurukan.
Apakah PSIM mampu mencuri kemenangan tandang, atau justru Persis Solo mengakhiri puasa kemenangan di laga sarat gengsi ini?
Jawabannya akan terungkap sore ini dalam duel panas Derbi Mataram PSIM vs Persis Solo — laga yang bukan sekadar pertandingan, tapi soal gengsi dan harga diri dua kota bertetangga di jantung Jawa. []






