BacaJogja – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Srandakan, Bantul, Minggu (9/11/2025) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Sebuah truk Hino bernomor polisi DK 9448 AZ terperosok dan menimpa toko bangunan milik Karsidi di Dusun Srandakan, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan.
Akibat kejadian ini, bagian depan toko mengalami kerusakan cukup parah, sementara pagar dan atap toko rusak berat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menurut keterangan Unit Lantas Polsek Srandakan, truk dikemudikan oleh Sulis Triyono (43), warga Punung, Pacitan, Jawa Timur. Kecelakaan terjadi saat Sulis berusaha menepikan truknya untuk beristirahat.
“Namun saat truk menepi, penutup selokan di pinggir jalan tidak kuat menahan beban kendaraan, sehingga truk terperosok ke kiri dan muatannya menimpa toko bangunan milik Pak Karsidi,” jelas petugas Unit Lantas Polsek Srandakan.
Baca Juga: Naik Andong di Malioboro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS, Tradisi Yogyakarta Masuk Era Digital
Kerusakan truk meliputi tebeng kiri dan dek bawah yang lecet serta pecah sebagian, sementara kerusakan pada toko bangunan ditaksir mencapai Rp3,5 juta. Total kerugian materi akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp4,2 juta.
Dua warga yang berada di sekitar lokasi, Bagos (41) dan Romadon (37), mengaku sempat mendengar suara benturan keras dari arah jalan. “Tiba-tiba terdengar suara ‘bruk’ cukup keras, kami keluar dan melihat truk sudah menimpa bagian depan toko,” ujar Bagos.
Baca Juga: Viral Pria Pipis Sembarangan di Tugu Pal Putih Jogja, Warganet Minta Sanksi Tegas
Sementara itu, Kasihumas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto membenarkan adanya laporan kecelakaan tersebut.
“Kami telah menerima laporan terkait kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah truk dan toko bangunan di Srandakan. Unit Lantas Polsek Srandakan sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti,” ujarnya.
Iptu Rita menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bagi pengemudi, terutama kendaraan berat, untuk selalu berhati-hati dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat.
“Pastikan kondisi fisik pengemudi juga fit dan tidak mengantuk. Utamakan keselamatan, karena keluarga menunggu di rumah,” pungkasnya. []






