Hujan Deras Guyur Sleman: Underpass Kentungan dan Sejumlah Titik Tergenang, Banyak Motor Mogok

  • Whatsapp
motor mogok
Hujan deras yang mengguyur Sleman siang ini menyebabkan banjir di sejumlah titik dan berdampak banyak motor mogok. (Ist)

BacaJogja – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sleman pada Minggu siang (23/11) mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang air cukup tinggi. Kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat dan banyak pengendara motor mengalami mogok di tengah perjalanan.

Menurut laporan Anggit, warga Sendangadi, Mlati, beberapa titik menjadi lokasi paling terdampak banjir mendadak. “Air cepat naik, terutama di sekitar Underpass Kentungan,” ujar Anggit.

Read More

Dia mengatakan, selain Underpass Kentungan, di ruas Jalan Kaliurang menjadi salah satu titik paling parah. Genangan cukup tinggi membuat puluhan motor mogok. Pengendara diminta menghindari area tersebut sementara waktu. “Banyak motor mogok dan pengendara akhirnya harus putar balik,” imbuhnya.

Baca Juga: Jalan Retak di Imogiri Bantul Akhirnya Putus Total Akibat Hujan Deras dan Meluapnya Sungai Oya

Tak jauh dari lokasi tersebut, ruas Ring Road Utara menuju Underpass Kentungan juga mengalami kondisi serupa. Tingginya debit air membuat kendaraan sulit melintas dan memicu antrean panjang.

Arus Deras di Jalan PJKA Bawah Jembatan Bangkrung

Sementara di kawasan Pemda Sleman, hujan turun sangat deras dan memengaruhi akses jalan sekitar. Khususnya di jalur PJKA bawah jembatan Bangkrung, arus air dilaporkan sangat deras sehingga pengendara roda dua harus ekstra berhati-hati.

Baca Juga: Pagi Berduka di Gejayan Sleman: Kisah Lansia Meninggal Saat Menyebrang Jalan

Di kawasan Bangjo Jalan Kaliurang dekat MM UGM, banjir menggenangi ruas jalan sehingga menyebabkan banyak motor macet. Kondisi ini membuat lalu lintas melambat dan pengendara harus berupaya mencari jalur alternatif.

Sementara Purnomo, warga Pogung, berharap kondisi kendaraan warga, khususnya yang mogok di jalan, dapat segera normal. “Semoga motor-motor tadi bisa cepat pulih, biar besok bisa dipakai kerja,” tuturnya.

Pengendara diimbau untuk mengurangi kecepatan, meningkatkan kewaspadaan, dan memilih jalur lain apabila memungkinkan untuk menghindari banjir mendadak di Sleman. []

Related posts