Pagi Berduka di Gejayan Sleman: Kisah Lansia Meninggal Saat Menyebrang Jalan

  • Whatsapp
kecelakaan gejayan
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan di Jalan Gejayan Sleman. (Polresta Sleman)

BacaJogja – Jalan Gejayan, Sleman, selalu ramai sejak fajar. Para pekerja, pelajar, hingga warga yang beraktivitas pagi melintas dengan ritme terburu-buru. Namun pada Kamis (20/11/2025) pagi, suasana yang biasanya sibuk itu berubah menjadi duka.

Di utara sebuah minimarket di Dusun Santren, Caturtunggal, seorang perempuan lansia berusia 72 tahun, berinisial CR, kehilangan nyawanya setelah terlibat kecelakaan dengan seorang pengendara motor.

Read More

Menurut Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.41 WIB, waktu ketika sebagian besar warga baru memulai rutinitas harian.

Baca Juga: Sri Sultan Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran, Angkat Historis Pangeran Mangkubumi

Dari keterangan polisi, sepeda motor yang dikendarai MX melaju dari arah selatan menuju utara. Saat itu, CR menyeberang dari barat ke timur. Jarak keduanya terlalu dekat, sehingga tabrakan tidak bisa terhindarkan.

“Pengendara tidak mampu menghindar karena jaraknya sudah terlalu dekat,” ujar Salamun.

Luka Serius yang Tak Tertolong

Benturan itu menyebabkan CR mengalami luka berat: patah tulang tangan dan kaki, serta cedera kepala yang parah. Ia dinyatakan meninggal di tempat kejadian. Jenazah kemudian dibawa ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, pengendara motor MX mengalami luka lecet di wajah dan bibir serta mengalami penurunan kesadaran. Ia kini masih menjalani perawatan di RSUP Dr. Sardjito.

Baca Juga: Polsek Srandakan Tangkap 4 Pelaku Pengeroyokan Buruh Tani di Bantul

Polisi masih menelusuri penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor cahaya, kecepatan, dan kondisi lingkungan sekitar. Satlantas Polresta Sleman telah melakukan olah TKP dan pengecekan kondisi para korban di rumah sakit.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa jalan-jalan kota, terutama di pagi buta, menyimpan banyak risiko. Bagi pengendara, kewaspadaan harus selalu diutamakan. Bagi pejalan kaki, memastikan situasi aman sebelum menyeberang menjadi hal yang krusial.

Setiap nyawa yang hilang di jalan raya bukan sekadar angka, tetapi cerita, keluarga, dan masa depan yang terhenti mendadak. []

Related posts