BacaJogja – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi pada Jumat dini hari (5/12/2025) di jalur rawan Jalan Parangtritis Km 15, tepatnya di tikungan depan Balai Desa Patalan, Jetis, Bantul. Sebuah mobil Daihatsu Ayla bernomor polisi AB-1146-CJ hilang kendali dan terperosok ke sungai di pinggir jalan.
Insiden tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Mobil dikemudikan FN (29), karyawan swasta asal Sewon, Bantul, dan membawa seorang penumpang VRC (32), wiraswasta asal Depok, Sleman. Keduanya segera dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kronologi Kejadian
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kecelakaan bermula ketika kendaraan melaju dari arah Utara menuju Selatan di jalur Parangtritis yang dikenal memiliki beberapa tikungan tajam.
Baca Juga: Operasi Curas Progo 2025: Polda DIY Ungkap 14 Kasus, Tangkap 17 Tersangka dan 41 Barang Bukti
“Sesampainya di lokasi kejadian, yaitu tikungan depan Balai Desa Patalan, pengemudi diduga kehilangan kendali. Akibatnya mobil oleng dan terperosok ke sungai di tepi jalan,” ujar Iptu Rita, Jumat (5/12/2025).
Dari keterangan para saksi di lokasi, termasuk Slamet Haryadi (52) dan Tuguryanto (65), mobil terlihat melaju dalam kecepatan cukup tinggi sebelum keluar jalur. Keduanya sempat memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum tim medis tiba.
Kondisi Korban dan Kerusakan Mobil
Iptu Rita menjelaskan bahwa FN mengalami Cedera Kepala Ringan (CKR) dan sobek di kuping kanan, sementara penumpangnya VRC mengalami luka lecet pada bagian wajah. Saat ini, keduanya dalam perawatan di RS Panembahan Senopati Bantul.
Kecelakaan tunggal ini juga mengakibatkan kerugian materiil sekitar Rp10 juta. Mobil Daihatsu Ayla mengalami kerusakan parah di bagian body kanan dan kiri, pecah kaca depan pintu kiri, serta bemper depan yang hancur.
Baca Juga: Pembunuhan di Wirobrajan: Polresta Jogja Ungkap Kronologi Lengkap dan Motif Tunggakan Biaya Kos
Imbauan Kepolisian
Menutup keterangannya, Iptu Rita mengingatkan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur tikungan pada malam hingga dini hari.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang melewati jalur Parangtritis, agar selalu waspada dan mengurangi kecepatan. Visibilitas pada malam hingga dini hari berkurang sehingga risiko kecelakaan lebih tinggi,” tegasnya. []






