BacaJogja – Dukungan terhadap masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus mengalir. Salah satunya datang dari JNE yang memfasilitasi pengiriman bantuan obat-obatan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Bantuan dilepas secara simbolis oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X pada Senin (8/12) di halaman Bangsal Kepatihan Yogyakarta.
Serah terima paket logistik ditandai dengan pelepasan truk operasional JNE yang membawa bantuan kesehatan tersebut. Dalam seremoni, hadir Head Regional Jateng-DIY Murah Lestari dan Branch Manager JNE Yogyakarta Adi Subagyo.
Bantuan 85 Koli Obat dan Alkes untuk Tiga Provinsi
Kepala Dinkes DIY Gregorius Anung Trihadi menjelaskan bahwa bantuan difokuskan bagi tiga daerah yang mengalami dampak banjir paling parah. “Bantuan ini kami tujukan ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Isinya berupa obat-obatan dan alat kesehatan untuk mendukung pelayanan kesehatan di wilayah terdampak,” ujarnya.
Baca Juga: BMKG Ingatkan Ancaman Longsor & Banjir Jelang Puncak Musim Hujan 2025–2026: Wilayah Ini Harus Siaga
Branch Manager JNE Yogyakarta, Adi Subagyo, merinci bahwa bantuan yang dikirim berjumlah 85 koli dengan total berat 810 kilogram. “Pengiriman dilakukan langsung ke masing-masing kantor Dinas Kesehatan di tiga provinsi tersebut,” jelasnya.
Program Gratis Ongkir Peduli Sumatera dan Antusiasme Warga
Adi menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan program Gratis Ongkir Peduli Sumatera yang dibuka JNE sejak 1–10 Desember 2025. “Ini bukan pertama kalinya kami membuka program gratis ongkir untuk bantuan bencana. Yang membuat kami terharu, masyarakat Yogyakarta sangat antusias untuk menyalurkan bantuan melalui JNE,” tuturnya.
Sejak awal dibuka, masyarakat telah berinisiatif mengumpulkan bantuan secara kolektif lalu mengirimkannya melalui jaringan JNE. Bantuan dapat dikirim melalui Kantor Perwakilan atau Kantor Cabang Utama JNE di seluruh daerah. Informasi lokasi cabang utama dapat diakses melalui laman resmi maupun media sosial JNE.
Jenis bantuan yang dapat dikirim meliputi makanan kering, obat-obatan, sembako, peralatan mandi, alas tidur, serta selimut dengan batas maksimal 10 kilogram per kiriman bantuan. Adapun makanan basah, mudah busuk, dan barang cair tidak termasuk dalam ketentuan.
Baca Juga: Stok Pangan Kulon Progo Aman: Jelang Nataru Meski Harga Cabai dan Bawang Merah Naik
Bantuan yang diterima akan disalurkan melalui Posko JNE wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan setempat.
Komitmen Kemanusiaan JNE
Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam aksi sosial kemanusiaan.
“Sejak berdiri, JNE berpegang pada nilai Berbagi, Memberi, dan Menyantuni dengan semangat Connecting Happiness. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menyalurkan bantuan dengan lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran. Harapannya, layanan gratis ongkir ini mendorong semakin banyak pihak untuk turun tangan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan partisipasi publik, program ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan masyarakat terdampak banjir di Sumatera. []






