Cegah Anak Muda Terjebak Pinjol dan Judol, LPS Gelar Jogja Finansial Festival (JFF) 2026

  • Whatsapp
LPs cegah pinjol
LPS gelar Jogja Finansial Festival (JFF 2026) di Yogyakarta untuk dongkrak literasi keuangan anak muda dan cegah jeratan pinjol. (Dok. LPS)

BacaJogja – Kemudahan akses layanan keuangan digital bak dua sisi mata uang bagi generasi muda. Di satu sisi memberikan kepraktisan, namun di sisi lain menyimpan risiko besar jika tidak diimbangi dengan pemahaman yang matang.

Menyikapi fenomena tersebut, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) siap menggelar Jogja Finansial Festival 2026 (JFF 2026) pada 22–23 Mei 2026. Event akbar ini dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran serta pemahaman masyarakat, khususnya Gen Z dan Milenial, mengenai pentingnya literasi keuangan.

Read More

Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, menegaskan bahwa JFF 2026 akan dikemas dengan konsep yang segar, interaktif, dan jauh dari kesan kaku.

“Berbeda dengan seminar atau event sejenis lainnya yang cenderung kaku dan membosankan, festival ini akan memadukan edukasi dengan cara yang lebih menarik dan mudah diterima oleh berbagai kalangan,” ujar Farid dalam acara media gathering di Yogyakarta, Rabu (20/5/2026).

Hadirkan Tokoh KSSK hingga Edukasi Finansial Interaktif

Daya tarik utama JFF 2026 adalah hadirnya para pemimpin industri keuangan terkemuka tanah air. Para ahli ini akan mengupas tuntas berbagai topik krusial, mulai dari strategi investasi, perencanaan keuangan masa depan, hingga pengelolaan risiko di era digital.

Tidak tanggung-tanggung, festival ini bakal menghadirkan para petinggi dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

  • Ibu Friderica Widyasari Dewi (Ketua OJK)

  • Bapak Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan)

  • Bapak Anggito Abimanyu (Ketua Dewan Komisioner LPS)

Melalui format yang interaktif, para peserta dan anak muda Jogja akan memiliki kesempatan langka untuk berinteraksi dan berdiskusi langsung dengan para tokoh inspiratif tersebut.

Alasan Yogyakarta Dipilih Jadi Tuan Rumah JFF 2026

Pemilihan Yogyakarta sebagai kota pertama penyelenggaraan JFF 2026 bukan tanpa alasan kuat. Farid membeberkan fakta miris mengenai perilaku keuangan digital generasi muda saat ini yang menjadi dasar urgensi acara ini.

Berdasarkan data yang dihimpun, hampir 60 persen pengguna pinjaman online (pinjol)—yang di antaranya justru digunakan untuk membiayai judi online (judol)—berasal dari kalangan generasi muda.

“Literasi keuangan bagi generasi muda saat ini menjadi semakin penting karena kemudahan akses layanan digital membuat anak muda lebih cepat melakukan transaksi. Namun, hal itu ternyata juga kerap disalahgunakan. Banyak dari mereka menggunakan pinjaman online untuk hal negatif,” ungkap Farid.

Oleh karena itu, LPS membidik kota-kota dengan konsentrasi massa usia muda yang besar. Yogyakarta, dengan predikatnya sebagai Kota Pelajar, menjadi titik awal yang dinilai paling strategis untuk menyebarkan virus literasi keuangan positif ini.

Dikemas Menarik: Bertabur Konser Musik dan Komedi

Agar pesan edukasi finansial dapat meresap sempurna tanpa membosankan, JFF 2026 juga akan dimeriahkan oleh panggung hiburan yang megah.

Sejumlah musisi, band top nasional, hingga komedian ternama tanah air dipastikan siap menghentak panggung Yogyakarta. Beberapa nama besar yang dinantikan penampilannya antara lain:

  • Juicy Luicy

  • Ndarboy Genk

  • Happy Asmara

  • Ari Lasso

  • Stand-up comedy show dari komedian ternama Indonesia.

Sisi Sosial JRDC 2026: Lari Sambil Berbagi Beasiswa Pelajar

Sebagai bagian dari rangkaian komitmen sosial JFF 2026, agenda akan dilanjutkan dengan event lari Jogja Run D-City (JRDC 2026) pada tanggal 24 Mei 2026.

JRDC 2026 bukan sekadar ajang olahraga biasa. Lomba lari ini menawarkan rute unik dan ikonik di sekitar kawasan kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) serta sudut-sudut khas Kota Yogyakarta. Melalui rute ini, pelari akan disuguhi keindahan visual dan warisan budaya Jogja.

Lebih dari itu, ajang ini mengusung misi mulia untuk mendukung keberlanjutan pendidikan di Yogyakarta.

“Dan yang lebih penting, seluruh hasil penjualan tiket JRDC 2026 akan disumbangkan untuk beasiswa pelajar,” pungkas Farid Azhar Nasution. []

Related posts