Kecelakaan Adu Banteng Truk Vs Bus di Kulon Progo, Satu Orang Terjepit

  • Whatsapp
kecelakaan temon kulon progo
Petugas Basarnas mengevakuasi sopir truk usai terlibat kecelakaan di Jalan Daendels Kulon Progo. (Foto: Dok. Basarnas)

BacaJogja – Kecelakaan lalu litas terjadi di Jalan Daendels, tepatnya di Padukuhan Sangkretan, Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon, Kulon Progo, Yogyakara, Sabtu, 30 Juli 2022 dini hari. Kecelakaan yang terjadi sekitar 03.00 WIB ini melibatkan truk dengan bus pariwisata.

Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta Kamal Riswandi mengatakan laporan awal diterima oleh petugas siaga Unit siaga Kulon Progo dari petugas PMI setempat. Dalam informasi akibat kecelakaan ini menyebabkan satu orang terjepit bodi kendaraan. “Kecelakan menyebabkan satu orang terjepit sehingga butuh penanangan khusus,” katanya, Sabtu, 30 Juli 2022.

Read More

Baca Juga: Truk Terperosok Parit hingga Terbalik di Jalan Daendels Kulon Progo

Dia mengatakan, kronologi yang diterima bermula truk melaju dari arah timur ke barat. Truk disopiri oleh Yayan Toro, 26 tahun, warga Larangan, Gambaran, Kalwiro, wonosobo, Jawa Tengah.

Saat berkendara truk diduga supir mengantuk tanpa sengaja masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan melaju bus pariwisata dari arah barat. “Jarak yang begitu dekat membuat kedua kendaraan tidak bisa menghindar, sehingga terjadi kecelakaan adu banteng,” katanya.

Baca Juga: Pengendara Motor Meninggal Usai Tabrak Truk Traktor di Kulon Progo

Tabrakan adu banteng ini mengakibatkan sopir truk tejepit bodi kendaraan. “Mendapat informasi ini, Basarnas memberangkatkan satu tim rescue dilengkapi dengan peralatan ekstrikasi penanganan khusus,” ungkapnya.

Tim Rescue Unit Siaga Kulon Progo sampai di lokasi langsung berkordinasi dengan petugas keolisian Polsek Temon. Tim Rescue langsung melakukan proses evakuasi. “Setelah 30 menit proses evakuasi korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” katanya.

Baca Juga: Niat Menolong Korban Kecelakaan di Kulon Progo, Malah Meninggal Tertabrak Motor

Korban langsung dibawa ke RSUD wates menggunakan mobil ambulanns PMI Kulon Progo untuk mendapat penanganan medis. Dengan dievakuasinya korban laka lantas, operasi SAR dinyatakan ditutup dan semua unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. []

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *