BacaJogja – Seorang perempuan lanjut usia meninggal dunia setelah tertemper kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di wilayah Padukuhan Malangan, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Jumat malam (4/7).
Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, membenarkan peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 19.23 WIB tersebut.
Baca Juga: Susi Air Resmi Buka Penerbangan Yogyakarta–Karimunjawa: Ini Jadwal, Harga Tiket, dan Waktu Tempuh
Korban diketahui bernama Mar (62), warga Malangan, Sentolo, Kulon Progo. Saat kejadian, korban berpamitan kepada saudaranya untuk membeli tabung gas dan menyeberangi jalur rel kereta api dari arah barat ke timur. Namun nahas, saat berada di jalur kereta, korban tidak menyadari adanya kereta yang melintas.
“Saksi atas nama FR sudah berteriak memperingatkan korban agar mundur. Namun kemungkinan besar korban tidak mendengar, hingga akhirnya tertemper kereta dan terpental sejauh sekitar lima meter ke arah utara,” jelas Iptu Sarjoko.
Baca Juga: Pemotor Asal Kulon Progo Tabrak Andong di Bantul, Begini Kondisinya
Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Nyi Ageng Serang untuk mendapatkan perawatan medis. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.00 WIB.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu. “Keselamatan harus menjadi prioritas, jangan memaksakan diri melintas jika situasi tidak aman,” tutup Iptu Sarjoko. []






