BacaJogja – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) memberikan penghargaan kepada tiga SMP Negeri yang berhasil masuk 10 besar sekolah berprestasi secara nasional. Penghargaan ini didasarkan pada jumlah peserta didik berprestasi terbanyak di Sistem Informasi Manajemen (SIM) Talenta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Tiga sekolah yang menerima penghargaan tersebut adalah SMPN 5 Yogyakarta, SMPN 8 Yogyakarta, dan SMPN 12 Yogyakarta. Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, menjelaskan bahwa meskipun peringkat di SIM Talenta terus bergerak seiring pembaruan data, ketiga sekolah ini konsisten berada di jajaran 10 besar nasional.
“Pemberian penghargaan ini baru pertama kali kami lakukan. Tujuannya untuk memberikan apresiasi sekaligus memotivasi sekolah agar terus berprestasi,” ujar Budi, Senin (11/8/2025).
Baca Juga: Mortir Raksasa 400 Kg di Sleman Gagal Diledakkan, Disposal Dilanjutkan Selasa Ini
Prestasi dari Akademik hingga Nonakademik
Budi menambahkan, capaian prestasi peserta didik di SIM Talenta berasal dari berbagai ajang, baik akademik seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), maupun nonakademik seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N). Semua prestasi tersebut melalui proses kurasi dari Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen.
“Ini memacu kita semua agar daerah dan sekolah semakin menunjukkan prestasinya. Dibutuhkan kerja keras dari semua pihak, termasuk peran guru dan orang tua,” tambahnya.
Baca Juga: QRISTIMEWA RUN 2025 di Titik Nol Yogyakarta: 1.500 Pelari Ramaikan Misi Digitalisasi Pembayaran
SMPN 12 Yogyakarta Fokus pada Sekolah Riset
Kepala SMPN 12 Yogyakarta, Abdurrahman, mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menyebut sejak 2022 sekolahnya ditetapkan sebagai sekolah riset oleh Pemkot Yogyakarta.
“Prestasi kami memang banyak di bidang riset. Siswa kami pernah juara lomba riset internasional di Bali. Selain itu, kami juga meraih prestasi di olahraga seperti Gala Siswa Nasional dan O2SN. Kami selektif mengikuti lomba, fokus pada ajang yang terkurasi secara nasional agar berdampak pada penilaian,” jelasnya.
Abdurrahman menambahkan, dukungan orang tua menjadi kunci dalam mengantarkan siswa meraih prestasi. Selain memberikan semangat, mereka juga ikut berkontribusi dalam pendanaan persiapan lomba. Capaian prestasi ini bahkan berdampak pada penerimaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Prestasi dari pemerintah pusat.
“Tahun lalu kami mendapat sekitar Rp 25 juta, dan tahun ini naik menjadi Rp 87 juta seiring meningkatnya prestasi. Dana ini hanya boleh digunakan untuk peningkatan prestasi, seperti pembinaan dan persiapan lomba,” pungkasnya. []






