Kota Yogyakarta Pimpin Perolehan Medali PORDA XVII DIY 2025

  • Whatsapp
medali porda DIY
Wagub DIY Serahkan Medali Juara Anggar Porda DIY (Pemda DIY)

BacaJogja – Gelaran Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY 2025 semakin memanas. Hingga Sabtu (06/09), Kota Yogyakarta memimpin klasemen sementara perolehan medali dengan raihan 19 emas, 8 perak, dan 14 perunggu.

Persaingan ketat juga ditunjukkan Kabupaten Sleman yang menempel di posisi kedua dengan 15 emas, 18 perak, dan 26 perunggu. Sementara di peringkat ketiga ada Kulon Progo dengan 8 emas, 6 perak, dan 9 perunggu, disusul Bantul yang mengoleksi 7 emas, 13 perak, dan 19 perunggu. Adapun Gunungkidul masih berusaha mengejar dengan raihan 4 perak dan 10 perunggu.

Read More

Baca Juga: KAI Wisata Rayakan HUT ke-16, Hadirkan Promo dan Diskon Spesial untuk Pelanggan

Prestasi Atlet Kulon Progo di Cabor Anggar

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, hadir langsung meninjau sejumlah pertandingan di Gunungkidul. Saat bertandang ke Gedung Kesenian Gunungkidul, Sri Paduka menyerahkan medali kepada para juara cabang olahraga (cabor) anggar.

Pertandingan anggar kali ini mempertandingkan nomor floret perorangan putra, degen perorangan putri, dan sabel perorangan putri. Ketiga medali emas berhasil disapu bersih atlet Kulon Progo.

  • Farida Monica (degen perorangan putri)
  • Nafis Rizki Maitza (floret perorangan putra)
  • Hapsari Faizzah Fitriana (sabel perorangan putri)

“Selamat kepada para atlet peraih medali. Ini adalah buah dari ketekunan dan kerja keras kalian. Ayo tunjukkan medali kalian, inilah bukti prestasi yang telah kalian peroleh,” ujar Sri Paduka.

Baca Juga: Biennale Jogja 18: KAWRUH – Tanah Lelaku Hadir di Kota Yogyakarta, Bantul, dan Kulon Progo

Kota Yogyakarta dan Sleman Unggul di Catur

Selain anggar, Sri Paduka juga meninjau cabor catur di Gedung BMT Dana Insani Gunungkidul. Nomor catur cepat perorangan putra dimenangkan Muhammad Kahfi Maulana dari Kabupaten Sleman. Sedangkan emas catur cepat perorangan putri diraih Shifani Aulia Cahyono dari Kota Yogyakarta.

Kedua cabor ini memperlihatkan bagaimana konsistensi para atlet DIY dalam mengasah strategi, ketangkasan, serta konsentrasi di lapangan.

Baca Juga: Lomba Mancing Lele di Pundong Bantul: Terbatas 200 Peserta, HTM Rp40 ribu

Cabor Lain Mulai Bergulir

Selain anggar dan catur, pertandingan lain juga berlangsung, di antaranya tarung drajat di GOR UNY Semanu dan shorinji kempo di Mall Pelayanan Publik Gunungkidul. Kedua cabor ini baru memasuki hari pertama pelaksanaan.

Dengan semangat juang yang terus menyala, para atlet DIY masih memiliki banyak peluang untuk menambah pundi-pundi medali bagi daerah masing-masing. []

Related posts