Pemerasan Disertai Kekerasan di Bantul: Korban Luka Serius dan Kehilangan Motor

  • Whatsapp
Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan. (Foto: Istimewa)

BacaJogja – Kasus pemerasan disertai kekerasan terjadi di wilayah Ngoto, Bangunharjo, Sewon, Bantul, pada Jumat (5/9/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban berinisial RAK (31), seorang karyawan swasta asal Umbulharjo, Kota Yogyakarta, mengalami luka serius sekaligus kehilangan sepeda motornya.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kronologi bermula saat korban dijemput dua rekannya untuk melakukan klarifikasi terkait insiden pada Rabu (3/9/2025) dini hari. Saat itu, korban diduga mengetuk pintu rumah seorang penjual minuman beralkohol.

Read More

“Setibanya di lokasi, korban sempat menyelesaikan masalah dengan penjual minuman. Namun, situasi berubah ketika saksi A membawa kabur sepeda motor Honda Revo AB 5766 JG milik korban,” terang Rita, Selasa (9/9/2025).

Baca Juga: Operasi Aman Nusa I Progo 2025: Polda DIY All Out Jaga Keamanan Yogyakarta

Sekitar sepuluh menit kemudian, saksi A kembali bersama seorang pria berinisial H dan rekannya yang belum teridentifikasi. H disebut memiliki permasalahan pribadi dengan korban. Ia bahkan menantang korban berkelahi, namun korban menolak.

“Karena ajakan berkelahi tidak direspons, H bersama rekannya justru melakukan tindak kekerasan. Mereka memukul, menendang, dan menginjak korban di bagian kepala, wajah, punggung, tangan, serta kaki,” jelas Rita.

Tidak hanya itu, H juga meminta uang Rp5 juta sebagai syarat agar masalah selesai. Karena korban tidak sanggup membayar, pelaku memaksa mengambil sepeda motor Honda Revo korban yang ditaksir bernilai Rp8 juta.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun Dua Truk dan Satu Motor di Sleman

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka memar di kepala, hidung bengkak hingga mengeluarkan darah, telinga terluka, serta lebam di punggung dan kaki. Selain luka fisik, korban juga kehilangan kendaraan pribadinya.

Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Bantul pada Senin (8/9/2025). “Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman kasus tersebut,” pungkas Rita. []

Related posts