BacaJogja – Misteri hilangnya wisatawan asal Jakarta Timur, Azka Nurfadilah (28), di kawasan Pantai Siung, akhirnya terjawab. Hasil tes DNA di RS Bhayangkara Polda DIY memastikan bahwa jenazah yang ditemukan di Pantai Krakal, Gunungkidul, pada 4 Agustus 2025 adalah Azka.
Humas Kantor SAR Yogyakarta, Pipit Eriyanto, mengatakan, “Benar, hasil DNA menunjukkan jenazah yang ditemukan di Pantai Krakal adalah Azka Nurfadilah, korban laka laut di Pantai Siung.”
Usai proses identifikasi, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke Jakarta dan dimakamkan.
Misteri Hilangnya Azka Nurfadilah
Kasus hilangnya Azka sempat menyita perhatian publik. Ia dilaporkan hilang sejak Sabtu, 26 Juli 2025, setelah berkemah di Pantai Siung, Kalurahan Purwodadi, Tepus, Gunungkidul.
Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu, menyampaikan bahwa sejumlah barang pribadi Azka ditemukan di sekitar Watu Togok, sisi barat Pantai Siung, yang dikenal berbahaya. Barang-barang itu antara lain mukena, sandal sebelah kanan, dan obat-obatan.
Baca Juga: Jadwal SIM Yogyakarta, Sleman, Bantul September 2025: Lokasi, Waktu, dan Syarat Perpanjangan
“Tim SAR menemukan mukena dan obat di sebelah barat Watu Togok. Lokasi penemuan berdekatan dengan sandal yang juga diduga milik korban,” jelas Sunu.
Azka diketahui datang ke Pantai Siung sejak Kamis, 24 Juli 2025, dan menyewa tenda untuk berkemah. Namun, saat masa sewa tenda berakhir, ia tak kunjung kembali. Tenda yang ia gunakan dibongkar penyedia jasa, sementara sepeda motor Honda Vario 160 miliknya masih terparkir dengan barang-barang penting seperti STNK, SIM, dan ponsel.
Sebelum hilang, Azka bahkan sempat menanyakan arah ke Watu Togok kepada petugas. Namun, lokasi tersebut dikenal rawan karena medannya curam dan minim pengawasan.
Pencarian Intensif
Sejak laporan hilang masuk, pencarian dilakukan intensif dengan melibatkan enam tim SAR. Penyisiran dilakukan lewat darat, laut, hingga menggunakan drone dalam radius dua kilometer dari Pantai Siung.
Baca Juga: Kota Yogyakarta Optimis Juara Umum PORDA DIY 2025, Sudah Koleksi 31 Medali Emas
Meski operasi resmi ditutup pada 29 Juli 2025 sesuai standar prosedur, pencarian terbatas masih dilakukan. Namun, faktor cuaca kerap menghambat.
Seorang saksi bernama Joko menyebut sempat melihat Azka di sekitar Watu Togok pada dini hari. Namun, saat siang, keberadaannya tidak lagi terpantau.
Dengan hasil DNA ini, teka-teki hilangnya Azka akhirnya terjawab. Meski demikian, peristiwa tragis ini menjadi peringatan penting bagi wisatawan untuk selalu mematuhi aturan keselamatan dan memperhatikan imbauan petugas, mengingat kawasan pantai selatan Gunungkidul dikenal rawan dengan ombak besar dan tebing curam. []






