Ganda Indonesia Berjaya di Wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025, Erwiansyah/Marvino Menang Dramatis

  • Whatsapp
ganda badminton
Pasangan Indonesia tampil ganas di Wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025. Erwiansyah/Marvino menang dramatis tiga gim, sementara Kenzie/Luna hancurkan wakil Chinese Taipei dua gim langsung. (Ist)

BacaJogja – Drama, determinasi, dan dukungan publik tuan rumah menjadi warna utama perjalanan atlet bulutangkis Indonesia di Wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025 yang berlangsung di GOR Amongrogo, Rabu (19/11/2025). Dua pasangan Tanah Air sama-sama memetik kemenangan penting, bahkan dengan cara yang berbeda—satu melalui pertarungan menegangkan tiga gim, satu lainnya dengan dominasi penuh.

Pasangan ganda putra andalan Indonesia, Muh Putra Erwiansyah/Daniel Edgar Marvino, membuka langkah di turnamen ini lewat duel penuh tekanan melawan wakil Malaysia, Goh Boon Zhe/Wong Vin Sean. Sebagai unggulan pertama, mereka justru memulai laga dengan langkah tersendat, kehilangan gim pertama 16–21 akibat banyaknya kesalahan sendiri dan tekanan lawan.

Read More

Namun kebangkitan perlahan terlihat pada gim kedua. Dengan tempo yang lebih agresif dan keputusan yang lebih berani, Erwiansyah/Marvino membalik keadaan dan menutup gim kedua 21–17. GOR Amongrogo kembali bergemuruh, menandai titik balik yang sangat dibutuhkan.

Baca Juga: 9 Koperasi Berprestasi di Sleman Raih Penghargaan 2025, Pemkab Dorong Transformasi Digital

Gim ketiga menjadi puncak dramanya. Kedua pasangan kejar-kejaran angka hingga detik terakhir, sebelum Erwiansyah/Marvino menunjukkan ketenangan dan mentalitas unggulan untuk mengunci kemenangan tipis 21–19.

“Alhamdulillah hari ini dikasih kemenangan tanpa cedera. Tadi kami main sangat ragu-ragu dan kurang enak,” ujar Daniel Marvino usai pertandingan. Ia mengakui beberapa sektor permainan sempat tidak maksimal, terutama defense dan drive, namun variasi servis dan agresivitas balik menyerang memberi mereka momentum.

Muh Putra Erwiansyah juga menyoroti tantangan bertanding di pagi hari. “Baru pertama kali main pagi dan hawanya beda. Jadi kurang tenang, buru-buru, dan kaku,” jelasnya. Meski begitu, ia tetap memberi apresiasi pada lawan yang bermain lebih teratur di awal pertandingan.

Kemenangan ini menjadi modal krusial untuk menjaga asa melaju jauh dan mempertahankan status mereka sebagai unggulan satu turnamen.

Ganda Campuran Kenzie/Luna Tampil Buas, Hancurkan Ranking Empat Chinese Taipei

Sementara itu, di sektor ganda campuran, pasangan Indonesia Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana tampil trengginas dan mencuri perhatian. Mereka bukan hanya menang, tetapi menghancurkan wakil Chinese Taipei, Cheng Kai Wen/Liu Chiao-Yun, dengan skor telak 21–17, 21–9.

Padahal, pada awal gim pertama, Luna sempat terbawa permainan drive panjang khas Chinese Taipei sehingga tertinggal. Namun keduanya mengubah strategi di tengah set—menurunkan bola, memperlambat ritme, dan memaksa lawan keluar dari pola permainan.

Baca Juga: CIMB Niaga Gelar Wealth Xpo 2025: Solusi Manajemen Modern dan Undian Emas 70 Gram

“Di game pertama sempat ketinggalan karena terbawa permainan panjang-panjang mereka. Tapi setelah kami turunkan bola, alhamdulillah bisa balik unggul,” ujar Luna.

Set kedua justru berubah menjadi panggung dominasi penuh. Pukulan lawan mulai tidak akurat, sementara Kenzie membaca permainan dengan sangat tajam. Mereka menutup gim kedua 21–9 tanpa banyak perlawanan.

Sebagai satu-satunya wakil Pelatnas di nomor ini, Luna menegaskan tekadnya. “Kami ingin menunjukkan bahwa kami bisa bersaing. Banyak pemain non-Pelatnas ikut, jadi tidak boleh lengah.”

Kenzie menambahkan bahwa strategi antisipasi permainan cepat dan panjang Chinese Taipei memang sudah dipersiapkan. “Syukurlah berjalan baik dan kami menang straight game. Semoga bisa mengulang kesuksesan pekan lalu,” ujarnya. []

Related posts