Kronologi Andong Lepas Kendali di Kota Jogja, Kusir Terlindas Roda saat Mengejar Kuda

  • Whatsapp
andong jogja
Ilustrasi andong jogja (RRI)

BacaJogja – Peristiwa andong lepas kendali di Jogja terjadi pada Senin malam (8/12/2025) sekitar pukul 22.00 WIB di pertigaan PKU Kota Jogja. Saat itu, andong sedang terparkir di pinggir jalan bersama beberapa andong lain. Kusir sempat turun sebentar untuk keperluan pribadi.

Tanpa diduga, kuda penarik andong tiba-tiba berjalan sendiri setelah melihat kuda andong lain bergerak bersama kusir lain. Insting kuda untuk mengikuti kawanan membuat andong tersebut melaju di jalan raya tanpa kendali.

Read More

Melihat andongnya melaju, kusir langsung berlari mengejar. Ia sempat berhasil menapakkan satu kaki ke bagian andong, tetapi laju kuda semakin kencang sehingga ia terjatuh dan terlindas roda andong. Saksi mata menyebut momen tersebut sangat mengkhawatirkan dan membuat warga panik.

Baca Juga: Kronologi Ambulans Bawa Pasien Terlibat Kecelakaan dengan Pemotor di Gunungkidul

Salah seorang warga yang berada di lokasi langsung membonceng kusir menggunakan motor untuk mengejar andong. Kecepatan motor sempat mencapai 80 km/jam. Sejumlah pengguna jalan yang melihat kejadian ikut membantu dengan mengawal, memberi klakson, dan membuka ruang jalan agar andong tidak membahayakan pengguna jalan lain.

Andong Berhenti Setelah Menabrak Bak Pikap

Andong akhirnya berhenti di perempatan lampu merah PUKJ setelah roda kirinya menabrak bagian belakang sebuah mobil pikap. Tidak ada korban tambahan akibat insiden tersebut.

Pihak pengemudi pikap tidak menuntut ganti rugi, karena memahami bahwa kejadian murni disebabkan andong lepas kendali tanpa kusir.

Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Identifikasi Masalah Uji Coba Pedestrian 24 Jam Malioboro, Soroti Ketersediaan Parkir

Insiden tersebut membuat kusir mengalami cedera, namun kondisinya disebut masih cukup stabil. Warga yang terlibat membantu berharap proses pemulihan berjalan cepat dan mendapatkan perawatan terbaik.

Dari keterangan saksi yang ikut mengejar andong, kuda penarik andong diketahui bernama “Sasa”, sehingga warga berulang kali meneriakkan nama kuda tersebut saat berusaha mengarahkan laju andong agar menepi.

Kejadian ini sekaligus menunjukkan respons cepat masyarakat yang kompak membantu mencegah kecelakaan fatal. Tanpa bantuan warga yang mengawal, kejadian bisa berakibat lebih buruk. []

Related posts