BacaJogja — Polda DIY menggelar Rapat Koordinasi Internal untuk persiapan Operasi Lilin Progo 2025 di Gedung Anton Soedjarwo, Mapolda DIY. Rakor dipimpin Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., didampingi Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., Irwasda Kombes Pol I Gusti Ngurah Rai Mahaputra, S.I.K., M.H., serta jajaran PJU dan Kasatwil.
Agenda ini menekankan kesiapan pengamanan arus lalu lintas, keselamatan wisatawan, dan mitigasi bencana selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Rekayasa Lalu Lintas di Kota Yogyakarta dan Daerah Penyangga
Dirlantas Polda DIY memaparkan berbagai langkah rekayasa lalu lintas di titik-titik strategis:
Kota Yogyakarta
- Arus kendaraan diarahkan ke kantong parkir Kotabaru Kridosono, Parkir Jaman Edan Mangkubumi, dan Ketandan.
- Kebijakan ini diambil sebagai imbas terbatasnya operasional Jembatan Kewek.
- Personel urai disiagakan untuk mempercepat penanganan kepadatan, terutama di jalur wisata.
Kabupaten Sleman
- Fokus pengaturan berada di Jalan Solo, salah satu jalur tersibuk wisatawan.
- Penempatan personel di Jombor dan Simpang Tiga Maguwo untuk mempercepat urai kepadatan.
Kabupaten Bantul
- Arus menuju Parangtritis diarahkan melalui jalur utama maupun jalur Samas.
- Peningkatan pengawasan di tanjakan dan titik pertemuan arus kendaraan.
Kulon Progo & Gunungkidul
- Pola satu arah (one way) kembali diterapkan di kawasan pantai guna mencegah kemacetan.
- Penataan kantong parkir dan titik kendali arus disiapkan hingga area Shuttle Obelix Sea View dan Pantai Glagah.
Pengamanan Pantai Selatan Diperkuat
Dengan prediksi lonjakan wisatawan di pantai selatan DIY, Ditpolairud menurunkan 129 personel beserta peralatan lengkap seperti:
- ATV & UTV
- Jet ski
- Rubber boat
- Perlengkapan SAR
Polda DIY juga memasang spanduk peringatan bahaya rip current dan ubur-ubur, membagikan pamflet keselamatan, dan melakukan patroli dialogis untuk mengingatkan pengunjung agar menjauhi area berisiko tinggi seperti palung laut, tebing, dan ombak besar.
Mitigasi Bencana: Pemetaan Lokasi Rawan dan Jalur Evakuasi
Intelijen dan jajaran operasi melakukan pemetaan lokasi rawan bencana, meliputi:
- Banjir genangan
- Tanah longsor
- Angin kencang
Dari hasil pemetaan, disiapkan:
- Rute evakuasi
- Jalur alternatif bila jalur utama terputus
- Penempatan personel gabungan serta kendaraan taktis
- Koordinasi penuh dengan BPBD dan SAR
Imbauan Kapolda: Prioritaskan Keselamatan
Kapolda DIY mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi arahan petugas:
“Untuk keselamatan bersama, masyarakat diminta tidak mendekati area berbahaya dan mengikuti instruksi di lapangan. Rute evakuasi sudah kami siapkan dan patroli akan ditingkatkan,” ujar Kapolda.
14 Pospam, 4 Posyan, dan 4 Pos Terpadu Disiapkan
Untuk mendukung Operasi Lilin Progo 2025, Polda DIY mendirikan:
- 14 Pos Pengamanan (Pospam)
- 4 Pos Pelayanan (Posyan)
- 4 Pos Terpadu
Pos-pos ini akan menjadi pusat pelayanan, pemantauan arus lalu lintas, dan respon cepat terhadap situasi kamtibmas maupun bencana.
Personel Dilarang Cuti Selama Operasi Lilin Progo
Kapolda menegaskan seluruh personel wajib siaga penuh pada 20 Desember 2025 – 2 Januari 2026:
“Kita harus meyakinkan masyarakat bahwa Yogyakarta aman, nyaman, dan siap dikunjungi. Rekayasa lalu lintas, pengamanan pantai, dan mitigasi bencana harus berjalan maksimal melalui komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi,” tegasnya. []






