Tembus 10 Juta Penumpang! Commuter Line Yogyakarta Jadi Andalan Transportasi Warga dan Wisatawan

  • Whatsapp
commuter line jogja
Pengguna Commuter Line Wilayah 6 Yogyakarta tembus 10 juta sepanjang 2025. Lebaran jadi puncak penumpang, OTP capai 99 persen. (Ist)

BacaJogja – Volume pengguna Commuter Line Wilayah 6 Yogyakarta mencatatkan capaian membanggakan sepanjang tahun 2025. Total pengguna berhasil menembus angka lebih dari 10 juta orang, menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta perkotaan tersebut.

Berdasarkan data KAI Commuter, total pengguna sepanjang 2025 terdiri dari 9.015.768 pengguna Commuter Line Yogyakarta–Palur dan 1.116.021 pengguna Commuter Line Prameks.

Read More

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan bahwa puncak mobilisasi penumpang tertinggi terjadi pada 3 April 2025, bertepatan dengan masa libur Lebaran.

“Pada hari tersebut tercatat sebanyak 45.536 pengguna Commuter Line Yogyakarta–Palur dan 6.179 pengguna Commuter Line Prameks,” ujar Karina dalam keterangan resminya, Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, angka tersebut lebih tinggi sekitar 30 persen dibandingkan rata-rata pengguna pada hari libur lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa Commuter Line semakin dipilih masyarakat sebagai moda transportasi utama untuk mudik, berwisata, maupun mobilitas keluarga.

Tak hanya ramai saat libur panjang, Commuter Line juga menjadi tulang punggung transportasi aktivitas harian masyarakat. Sepanjang 2025, rata-rata pengguna pada hari kerja (weekday) tercatat mencapai 22.504 orang per hari untuk rute Yogyakarta–Palur, serta 2.772 orang per hari untuk Commuter Line Prameks.

“Ini membuktikan bahwa Commuter Line tidak hanya digunakan saat momen tertentu, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” tambah Karina.

Tren Pertumbuhan Positif dari Tahun ke Tahun

KAI Commuter juga mencatat tren pertumbuhan pengguna yang konsisten. Pada tahun 2023, jumlah pengguna tercatat 7.335.145 orang, meningkat menjadi 8.928.183 orang pada 2024, dan kembali melonjak pada 2025 dengan pertumbuhan sebesar 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Commuter Line sebagai transportasi yang efisien, terjangkau, dan andal,” tegas Karina.

Seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas, pada Gapeka Februari 2025, KAI Commuter menambah jumlah perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur dari 24 menjadi 27 perjalanan per hari. Sementara itu, Commuter Line Prameks tetap melayani 10 perjalanan per hari.

Penambahan perjalanan tersebut juga diikuti dengan perpanjangan jam operasional, yakni mulai pukul 05.00 WIB hingga 22.35 WIB, sehingga memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna.

Untuk meningkatkan kenyamanan, KAI Commuter secara berkelanjutan melakukan peningkatan fasilitas stasiun. Sepanjang 2025, pembangunan ruang tunggu dan fasilitas pendukung dilakukan di Stasiun Yogyakarta, Stasiun Solo Balapan, dan Stasiun Palur.

Selain itu, peron tinggi dibangun di Stasiun Purwosari, serta penambahan kursi tunggu di Stasiun Kutoarjo.

Ketepatan Waktu Hampir Sempurna

Dari sisi operasional, Commuter Line Wilayah 6 Yogyakarta mencatatkan On Time Performance (OTP) yang sangat baik. Sepanjang 2025, rata-rata ketepatan waktu pemberangkatan mencapai 99,4 persen, sementara ketepatan kedatangan mencapai 98,5 persen.

“Keandalan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara KAI Commuter dan KAI Daop 6 Yogyakarta, terutama dalam pengaturan perjalanan yang bersinggungan dengan lebih dari 30 perjalanan KA Jarak Jauh,” jelas Karina.

Untuk kemudahan layanan, KAI Commuter juga menerapkan sistem pembayaran non-tunai (cashless), mulai dari Kartu Multi Trip, kartu perbankan, hingga QR Code, yang memudahkan transaksi tiket bagi seluruh pengguna.

Dengan capaian tersebut, KAI Commuter menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan dan mendukung mobilitas nasional yang efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna yang telah menjadikan Commuter Line sebagai transportasi utamanya,” pungkas Karina. []

Related posts