Lima Cagar Budaya Milik Pribadi di Yogyakarta Raih Apresiasi: Komitmen Pelestarian yang Menginspirasi

  • Whatsapp
apresiasi cagar budaya
Lima Cagar Budaya Milik Pribadi di Yogyakarta Raih Apresiasi: Komitmen Pelestarian yang Menginspirasi. (Pemda DIY)

BacaJogja – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, melalui Dinas Kebudayaan DIY, memberikan apresiasi kepada lima cagar budaya milik pribadi yang berhasil dilestarikan dan dimanfaatkan dengan baik. Acara yang digelar di Hotel Artotel Yogyakarta ini menjadi momen penghargaan bagi pemilik cagar budaya atas dedikasi mereka dalam menjaga warisan budaya.

“Ribuan cagar budaya di DIY mayoritas dimiliki masyarakat, sehingga tanggung jawab pelestarian adalah tanggung jawab bersama,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, dalam sambutannya. Menurutnya, apresiasi ini bertujuan mendorong kesadaran masyarakat untuk terus merawat cagar budaya dan memperkuat hubungan harmonis antara masyarakat dan pemerintah.

Read More

Baca Juga: Menarik Wisatawan dan Investor Berkualitas: Solusi Jogja Hindari Over Tourism

Selain penghargaan berupa sertifikat, setiap penerima apresiasi juga mendapatkan tunjangan sebesar Rp16.650.000. Tahun ini, lima cagar budaya yang mendapat apresiasi adalah:

  1. Rumah-Toko di Jalan Lor Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta.
  2. Rumah Tradisional Jawa Eks Kantor Kalurahan Mojohuro, Bantul.
  3. Rumah Joglo Milik Suwardi, Ponjong, Gunungkidul.
  4. Bangunan Eks Klinik PG Randugunting, Kalasan, Sleman.
  5. Bangunan Limasan Milik R. Suwadi Sastrodiharjo, Wates, Kulon Progo.

Baca Juga: Dong So Pyrocenator, Solusi Modern Pengolahan Sampah di Kulon Progo

B. Sumardiyanto, perwakilan Tim Penilai, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fisik bangunan serta motivasi pemiliknya. “Ini bukan kompetisi, tapi bentuk penghormatan bagi mereka yang tak pernah lelah melestarikan cagar budaya,” tegasnya.

Kelima penerima apresiasi ini dianggap sebagai pahlawan pelestarian budaya yang menjadi inspirasi bagi masyarakat DIY lainnya untuk menjaga kekayaan sejarah dan warisan leluhur. Program ini diharapkan terus memotivasi upaya pelestarian cagar budaya di masa depan. []

Related posts