BacaJogja – Malam Idulfitri di Yogyakarta akan kembali dimeriahkan dengan Gema Takbir Jogja 2025. Acara tahunan yang digelar oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Gondomanan ini akan berlangsung pada Minggu, 30 Maret 2025, di Plataran Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta.
Dengan mengusung tema “Takbir Menggema, Alam Terjaga, Iman Terpelihara,” Gema Takbir Jogja 2025 tidak hanya menjadi ajang perayaan kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan generasi muda serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat Yogyakarta untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan, khususnya dalam menghadapi krisis sampah yang kian memprihatinkan.
Baca Juga: Gempa Dahsyat M7,6 Guncang Myanmar, Terasa Hingga Thailand dan China
Peserta Gunakan Aksesori Daur Ulang
Salah satu daya tarik utama dalam perayaan Gema Takbir Jogja tahun ini adalah penggunaan aksesori berbahan daur ulang oleh peserta. Hal ini merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan merawat bumi. Dengan kreativitas ramah lingkungan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem semakin meningkat.
Ketua Gema Takbir Jogja 2025, Amrullah, mengungkapkan harapannya terhadap acara ini. “Alhamdulillah, AMM Gondomanan sangat senang dapat kembali menyelenggarakan Gema Takbir Jogja. Event ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah sekaligus membawa pesan pelestarian lingkungan. Semoga menjadi momen yang berkesan bagi generasi muda di Yogyakarta,” ujarnya.
Baca Juga: Profil Lisa Mariana: Model Majalah Dewasa yang Mengaku Selingkuhan Ridwan Kamil
Diikuti Ribuan Peserta dan Dimeriahkan Pawai Seni Budaya Islami
Gema Takbir Jogja 2025 akan diikuti oleh ribuan anak-anak dan remaja dari berbagai wilayah di Yogyakarta. Sebanyak 16 kelompok peserta berasal dari berbagai komunitas, termasuk Angkatan Muda Muhammadiyah, remaja masjid, dan pengajian anak-anak dari daerah seperti Gondomanan, Ngampilan, Umbulharjo, Pakualaman, Wirobrajan, Mantrijeron, dan Mergangsan.
Selain lantunan takbir yang menggema, acara ini juga akan dimeriahkan oleh pawai seni budaya Islami. Atraksi peserta akan dipertunjukkan di dua lokasi, yakni Plataran Masjid Gedhe Kauman dan kawasan 0 Km Kantor Pos Yogyakarta, yang selalu menjadi pusat perhatian masyarakat.
Baca Juga: Pengakuan Keluarga Korban Kecelakaan Maut KA Batara Kresna vs Mobil di Sukoharjo
Dibuka oleh Haedar Nashir dan GKR Mangkubumi
Gema Takbir Jogja 2025 akan dibuka oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, serta Putri Sri Sultan HB X, GKR Mangkubumi. Lebih istimewa lagi, ajang ini akan memperebutkan Piala Sultan HB X dan Piala Ketua Umum PP Muhammadiyah.
Acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kraton Ngayogyakarta, Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah), DPD RI, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY (PWM DIY), serta jajaran pemerintah daerah dan kepolisian.
Rute dan Rekayasa Lalu Lintas
Peserta Gema Takbir Jogja akan memulai perjalanan dari Plataran Masjid Gedhe Kauman, melewati Jalan Pekalongan dan Jalan KHA Dahlan, sebelum tiba di titik atraksi utama di Jalan Pangurakan atau Jalan Trikora, dekat Kantor Pos Besar Yogyakarta.
Baca Juga: KA Batara Kresna Tabrak Mobil di Sukoharjo, 4 Orang Tewas: Diduga Akibat Kelalaian Petugas Palang
Untuk masyarakat yang ingin menyaksikan kemeriahan ini, disediakan area parkir di Taman Parkir Senopati, Parkir Sriwedari, dan Parkir Ngabean. Namun, pengunjung diimbau untuk memperhatikan rekayasa lalu lintas, karena beberapa ruas jalan seperti Jalan Pangurakan, Jalan Nyai Ahmad Dahlan, dan kawasan Masjid Gedhe akan mengalami penutupan atau sistem buka-tutup.
Jangan lewatkan perayaan spektakuler Gema Takbir Jogja 2025 yang akan membawa semangat kebersamaan dan pesan cinta lingkungan dalam balutan takbir yang menggema di langit Yogyakarta! []






