BacaJogja – Pemerintah Kota Yogyakarta resmi memperluas penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk pembayaran parkir tepi jalan umum. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi keuangan daerah yang terus digencarkan oleh Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Yogyakarta.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjelaskan penerapan QRIS parkir bertujuan mendukung layanan publik yang lebih cepat, aman, dan transparan. Hal ini ia sampaikan dalam High Level Meeting (HLM) TP2DD Kota Yogyakarta di Ruang Bima Balai Kota, Kamis (26/6/2025).
“Praktik digitalisasi ini kita terapkan pada semua aspek kehidupan. Salah satunya dengan QRIS parkir tepi jalan umum. Ini juga menjawab keluhan warga yang sering menemukan tarif parkir tidak wajar atau nuthuk,” ujar Hasto.
Baca Juga: Seni Menyatukan Dua Bangsa: Best Guruhi Uzbekistan Memukau Yogyakarta Lewat Tari dan Musik
Menurutnya, inovasi pembayaran digital tersebut tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga menjadi solusi efisiensi pengelolaan retribusi daerah serta mengurangi potensi kebocoran pendapatan.
Bertahap dan Berkelanjutan
Hasto menambahkan, implementasi QRIS parkir dilakukan secara bertahap di sejumlah lokasi strategis sebelum diterapkan lebih luas. “Kita terus bergerak memberdayakan juru parkir dan memastikan aspek teknis berjalan baik. Jika ada kendala sistem, harus cepat diantisipasi,” imbuhnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, mengungkapkan QRIS parkir mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran sekaligus memastikan tarif yang sesuai kawasan.
“QRIS statis yang dikembangkan bersama TP2DD Kota Yogyakarta ini tinggal dipindai pengguna. Tarif parkir langsung muncul sesuai kendaraan dan zona,” jelas Agus.
Baca Juga: Dari Yogyakarta ke Malaysia: 170 Ribu WNI Berobat dan Wisata Medis ke Selangor
Setiap ruas jalan yang menjadi lokasi parkir resmi kini sudah dilengkapi papan informasi tarif sesuai kawasan—baik Kawasan I, II, maupun III.
“Dengan adanya QRIS, pengguna parkir dan petugas tidak perlu berdebat lagi soal tarif. Semua sudah transparan,” tambahnya.
10 Titik Awal Penerapan QRIS Parkir
Sebagai tahap awal, QRIS parkir diterapkan di 10 lokasi utama, yaitu:
- Jalan Prof Yohanes
- Urip Sumoharjo
- Diponegoro
- Brigjend Katamso
- Mataram
- Laksda Adisutjipto
- KH Ahmad Dahlan
- Limaran
- TKP Senopati
- Ngabean
Langkah ini diharapkan menjadi bola salju perubahan kebiasaan pembayaran parkir di seluruh kawasan Kota Yogyakarta.
Baca Juga: Demo Sopir Tolak ODOL di Gunungkidul: Ini Titik, Rute, dan Waktu Rawan Macet 25 Juni 2025
Apresiasi Bank IndoQRIS nesia
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo, mengapresiasi komitmen Kota Yogyakarta dalam elektronifikasi transaksi daerah.
“Tiga dari enam TP2DD di DIY, termasuk BPD DIY, mengalami peningkatan dalam TP2DD Championship 2024. Kota Yogyakarta naik peringkat nasional dari sembilan menjadi delapan, terutama dengan program unggulan KOPI QRISNA yang menjadi terbaik di kategori kota,” jelas Sri Darmadi.
Ia berharap inisiatif digitalisasi keuangan daerah ini akan semakin berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta pemerintah daerah. []






