BacaJogja – KAI Commuter Wilayah 6 mencatat kinerja gemilang selama Semester I 2025 dengan melayani total 4.961.139 pengguna Commuter Line. Angka ini melonjak 17 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, menandakan peningkatan minat masyarakat terhadap transportasi massal berbasis rel di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Lonjakan ini didominasi oleh pengguna layanan Commuter Line Yogyakarta–Palur, yang mencapai 4.413.690 orang, naik dari 3.764.314 orang pada tahun sebelumnya. Sementara itu, layanan Commuter Line Prameks turut mengalami pertumbuhan dengan total 547.449 penumpang, meningkat 15 persen dari tahun sebelumnya.
Baca Juga: Polresta Sleman Tahan Lima Pelaku Penganiayaan dan Kerusuhan di Bantulan Godean
“Peningkatan ini menunjukkan bahwa Commuter Line semakin menjadi pilihan utama masyarakat, baik warga lokal maupun pengunjung dari luar kota,” ujar Joni Martinus, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Senin (7/7/2025).
Stasiun Yogyakarta Jadi Titik Tersibuk
Stasiun Yogyakarta tercatat sebagai stasiun dengan volume penumpang tertinggi. Pada hari kerja, jumlah keberangkatan mencapai 7.117 orang per hari, dan meningkat hingga 9.298 orang saat akhir pekan. Volume kedatangan juga signifikan, dengan 6.017 orang pada hari kerja dan 8.913 orang saat akhir pekan.
Sementara itu, Stasiun Solo Balapan melayani rata-rata 2.361 penumpang naik dan 2.596 penumpang turun per hari kerja. Angka ini naik menjadi lebih dari 3.000 orang saat akhir pekan. Di wilayah barat, Stasiun Kutoarjo menjadi titik sentral layanan Prameks dengan jumlah penumpang naik mencapai 1.096 orang per hari kerja, dan melonjak menjadi 3.309 orang pada akhir minggu.
Baca Juga: Musim Liburan Sekolah, Ubur-ubur Lukai Ratusan Wisatawan di Pantai Bantul
Dukung Mobilitas dan Kurangi Polusi
Joni menegaskan bahwa lonjakan ini bukan hanya mencerminkan kebutuhan mobilitas yang tinggi, tetapi juga kesadaran masyarakat akan manfaat menggunakan transportasi publik.
“Selain tarif terjangkau, Commuter Line juga memberikan kenyamanan, keamanan, dan berkontribusi mengurangi kemacetan serta polusi udara,” tambahnya.
Layanan ini juga terintegrasi dengan kereta jarak jauh dan moda transportasi darat lainnya, seperti bus kota dan ojek daring, memudahkan pengguna dalam berpindah moda secara efisien.
Baca Juga: Kasus Pencurian Pakaian Dalam di Bantul: Pelaku dan Korban Sepakat Damai
Peningkatan Fasilitas di Semester I 2025
Tak hanya jumlah pengguna, kualitas layanan juga menjadi perhatian KAI Commuter. Sepanjang Semester I 2025, perusahaan telah memperluas area ruang tunggu di Stasiun Yogyakarta serta menambah fasilitas seperti musala dan toilet di berbagai stasiun.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI Commuter untuk terus meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas bagi pengguna,” tutur Joni.
KAI Commuter juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna yang telah menjadikan layanan ini sebagai bagian dari keseharian mereka.
“Sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat urban, KAI Commuter akan terus berinovasi untuk menyediakan transportasi perkotaan yang andal dan berkelas,” pungkas Joni.[]






