BacaJogja – Aksi pencurian pakaian dalam yang terjadi di Padukuhan Mulekan, Kalurahan Tirtosari, Kapanewon Kretek, Bantul, Yogyakarta, pada Sabtu (5/7/2025) dini hari sempat menghebohkan warga dan viral di media sosial. Namun, kasus ini kini telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak korban dan pelaku.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.42 WIB. Seorang pria tak dikenal terekam kamera CCTV rumah warga saat nekat mencuri pakaian dalam yang sedang dijemur di teras rumah. Lebih mengejutkan lagi, pelaku sempat memotret penghuni rumah—seorang ibu rumah tangga berinisial FW dan anaknya—yang sedang tertidur dari balik jendela.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry, menjelaskan bahwa korban baru menyadari kehilangan pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB ketika hendak mengambil jemuran. Karena curiga, korban kemudian memeriksa rekaman CCTV dan melihat jelas seorang pria mengambil pakaian dalam tersebut.
Baca Juga: Pelecehan Seksual Berulang di Bantul Terekam CCTV, Polisi Selesaikan secara Kekeluargaan
“Direkaman CCTV, korban mengenali terduga pelaku dari gaya berjalan dan postur tubuhnya,” ujar AKP Jeffry, Sabtu siang.
Berdasarkan laporan korban serta bukti rekaman, polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku berinisial T, warga Gadungan, Pundong, Bantul. Dari hasil pemeriksaan, kerugian yang dialami korban ditaksir sekitar Rp150 ribu.
Setelah proses mediasi di kantor polisi, korban dan pelaku sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai. Pelaku mengakui perbuatannya, menyampaikan permintaan maaf secara langsung, serta membuat pernyataan tidak akan mengulangi tindakan tersebut.
“Pelaku sudah berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi kepada korban maupun orang lain. Apabila perbuatan itu diulangi, maka pelaku bersedia diproses hukum,” imbuh Jeffry.
Baca Juga: Pemotor Asal Kulon Progo Tabrak Andong di Bantul, Begini Kondisinya
Seiring dengan tercapainya kesepakatan damai, pihak korban meminta masyarakat dan warganet untuk berhenti menyebarkan video rekaman CCTV demi menjaga privasi keluarga dan menghindari kegaduhan yang tidak perlu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyebarkan informasi hingga kasus ini cepat terungkap. Kami berharap warga lebih meningkatkan kewaspadaan serta tidak lagi menyebarluaskan rekaman video tersebut,” kata korban melalui keterangan tertulis.
Masyarakat sekitar diimbau tetap waspada terhadap gerak-gerik mencurigakan di lingkungan tempat tinggal dan segera melapor ke pihak berwajib jika menemukan kejadian serupa. []






