BacaJogja – Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan komunitas mobil klasik yang digelar Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) di Kota Yogyakarta. Kegiatan bertajuk Classic Wedding Festival ini berlangsung meriah di Joglo Resto Njeron Beteng, Minggu (13/7), dan diikuti puluhan kolektor mobil klasik dari berbagai daerah.
“Kegiatan seperti ini sangat positif dan patut didukung. Harapannya, tahun depan menjadi event wisata Kota Yogyakarta. Tentunya untuk mendukung hal tersebut harus melibatkan lintas OPD agar dampaknya lebih luas,” ungkap Wawan Harmawan usai meninjau langsung pameran mobil klasik yang digelar bersamaan dengan konvoi keliling kota.
Wawan juga menyoroti potensi Embung Giwangan sebagai lokasi alternatif event serupa. Menurutnya, kawasan itu memiliki lahan luas yang memadai untuk menampung kendaraan koleksi dalam jumlah besar.
Baca Juga: Operasi Patuh Progo 2025 Dimulai: Tilang Elektronik dan Manual Berlaku di Yogyakarta
“Komunitas mobil kuno ini bisa menjadi salah satu agenda tahunan yang dinanti wisatawan. Karena itu, sinergi dan kolaborasi antar-OPD sangat penting agar event seperti ini semakin menarik pengunjung ke Yogyakarta,” imbuhnya.
PPMKI Siap Rutin Gelar Event Mobil Kuno
Ketua PPMKI DIY, Andi Kurniawan, menjelaskan Classic Wedding Festival merupakan agenda nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah untuk melestarikan hobi otomotif klasik.
“Kami tidak hanya konvoi, tapi juga melakukan aksi sosial untuk membantu sesama. Kami berharap pemerintah terus mendukung agar semakin banyak masyarakat tertarik dengan mobil klasik,” ujar Andi.
Baca Juga: Warga DIY Wajib Tahu: Jadwal dan Lokasi Lengkap Layanan SIM Juli 2025 Saat Operasi Patuh Progo
Event ini dimulai sejak pukul 10.00 WIB dengan konvoi sejauh 14 kilometer, menampilkan berbagai mobil legendaris seperti Jeep, Fiat, Mini Cooper, dan Toyota Corolla yang menjadi pusat perhatian warga.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Husni Eko Prabowo, menyebut event komunitas seperti ini berpotensi menjadi aset baru pariwisata kota.
“Kami wacanakan mengundang komunitas PPMKI untuk hadir rutin setiap malam Minggu di halaman Kantor Dinas Pariwisata. Kami siap mendukung dengan panggung, MC, dan musik. Ini akan berdampak langsung terhadap ekonomi warga,” terangnya.
Husni juga mengusulkan event ini bisa digelar tiga bulan sekali dan dikembangkan menjadi acara tahunan berskala nasional, mirip West Java Nostalgic Car (WJNC) yang selalu dinantikan penggemar otomotif.
Baca Juga: Kilau Perak Kotagede: Pawai Alegoris “Silver Harmony” Menyulut Kebanggaan Yogyakarta
Kolektor Mobil Klasik Jogja Semakin Bergairah
Salah satu peserta pameran, Maryadi, mengaku bangga menjadi bagian dari komunitas mobil klasik. “Saya punya lima mobil klasik, seperti Fiat 1300, Uno 2, 124 Special, Fiat 1100, dan juga Vespa. Hobi ini menjadi kesenangan tersendiri yang sulit diungkapkan,” ungkap Maryadi dengan antusias.
Ia berharap semakin banyak generasi muda tertarik menggeluti dunia mobil klasik yang kaya sejarah dan nilai estetika tinggi.
Dengan dukungan pemerintah daerah, event seperti Classic Wedding Festival diyakini akan memperkaya ragam wisata Kota Yogyakarta dan memperkuat citra Jogja sebagai destinasi budaya yang ramah komunitas. []






