Wali Kota Jogja Turunkan Baliho Bergambar Pejabat: “Yang Penting Pesannya, Bukan Fotonya

  • Whatsapp

BacaJogja – Gerakan bersih-bersih sampah visual dimulai langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, Minggu (23/11). Tanpa ragu, Hasto ikut menurunkan baliho bergambar pejabat—termasuk baliho dirinya sendiri—di depan Puskesmas Danurejan II.

Hasto menegaskan bahwa komunikasi pemerintah harus fokus pada pesan, bukan wajah pejabat. Ia meminta semua baliho bergambar dirinya dan wakil wali kota diturunkan, lalu diganti dengan konten edukatif, seperti pesan penurunan stunting, layanan publik, atau informasi yang benar-benar bermanfaat untuk warga.

Read More

“Foto saya dibersihkan saja, yang penting pesannya. Kalau hanya jadi sampah visual, untuk apa? Lebih baik diganti edukasi mencegah stunting atau layanan masyarakat,” ujarnya.

Saat ini tercatat masih ada tujuh titik baliho bergambar dirinya yang akan ikut diganti. Menurut Hasto, foto pejabat hanya pantas dipasang pada momen tertentu, seperti ucapan Idulfitri, bukan memenuhi ruang kota secara berlebihan.

Tak berhenti di situ, Hasto juga meminta pelaku ekonomi kreatif menyusun ide-ide baru dan calendar of event 2026, termasuk mengangkat potensi kawasan seperti Kotagede.

“Bersih-bersih ini kan land clearing untuk menciptakan kota yang rapi. Substansinya harus diisi kolaborasi masyarakat, ekonomi kreatif, dan investor,” jelasnya.

Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Yogyakarta, M. Arief Budiman, mendukung penuh langkah ini. Ia menyebut komunikasi publik harus menonjolkan karya dan hasil, bukan figur. Calendar of event, menurutnya, penting untuk menarik wisatawan dan investor.

Ia mencontohkan event besar seperti Art Jog dan JAFF yang sudah terbukti menarik wisatawan mancanegara dan menggerakkan ekonomi daerah.

“Calendar event juga bisa mengisi bulan-bulan non-peak supaya okupansi hotel dan ekonomi tetap stabil sepanjang tahun,” tambahnya.

Langkah bersih-bersih baliho ini bukan hanya soal estetika kota, tapi juga soal perubahan budaya komunikasi: lebih substansi, lebih manfaat, dan lebih rapi untuk wajah Jogja.[]

Related posts