Alasan Yogyakarta Belum Mampu Penuhi Target Tracing Corona 1:15

  • Whatsapp
Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji. (Foto: Pemda DIY)

Yogyakarta – Pemerintah pusat menargetkan kepada Daerah Istimewa Yogyakarta untuk meningkatkan tracing pasien Covid-19 sebanyak 1:15 atau satu positif 15 orang ditracing. Namun, karena keterbatasan sumber daya yang ada, Yogyakarta belum mampu memunuhi target tersebut.

Dari hasil evaluasi pada Rapat Koordinasi dengan Menteri Kesehatan RI dan Gubernur se-Jawa dan Bali, pada Sabtu, 7 Agustus 2021, untuk Yogyakarta perlu meningkatkan tracing. Tujuannya agar lebih banyak warga yang tertangani.

Read More

“Target pemerintah pusat sebenarnya 1:15, tapi dengan kondisi (sumber daya) DIY sekarang ini masih sulit dilakukan,” kata Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji.

Baca Juga: 28 Warga Gerbosari Samigaluh Ditracing, 4 Terkonfirmasi Positif

Dia mengatakan, jika tracing sedikit, maka bisa diartikan masih banyak warga yang kemungkinan besar terpapar tapi berada di rumah atau beraktivitas seperti biasa. “Terlebih, angka isoman di DIY masih cukup tinggi sementara di tempat isolasi shelter masih ada 1.300 bed yang belum terisi,” ungkapnya.

Mantan Kepala Disdikpora DIY ini mengungkapkan, untuk dapat memenuhi target tersebut, Pemda DIY telah mendapat bantuan BKO dari TNI/Polri sebanyak 230 bintara remaja, personel di Koramil maupun Polsek untuk membantu Puskesmas dalam tracing. “Pemda DIY meningkatkan target tracing sebesar 1:8 dari yang semula 1:5,” ungkapnya.

Baca Juga: Sultan HB X Minta di Yogyakarta jika Satu Positif, 15 Orang Ditracing

Sementara itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Pemda DIY sudah merekrut satgas khusus dari mahasiswa sebanyak 100 orang dan melakukan pemindahan warga isoman ke isolasi terpusat. Sampai saat ini sudah ada 985 orang yang pindah ke isolasi terpadu.

“Kami terus tingkatkan,” kata pada rapat koordinasi Evaluasi Testing Tracing 7 Wilayah Aglomerasi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, secara daring pada Sabtu, 7 Agustus 2021.

Sri Sultan HB X mengungkapkan, untuk percepatan vaksinasi, sampai 6 Agustus 2021, penerima vaksinasi dosis 1 mencapai 1.220.051 orang (42,37%). Sedangkan vaksinasi dosis 2 mencapai 469.264 (16,30%) dan telah dimulai vaksinasi dosis 3 untuk tenaga kesehatan mencapai 1.999 orang (5,91%). []

Related posts