Polisi Tangkap Klitih Bersenjata Celurit di Berbah Sleman, Ini Kronologinya

  • Whatsapp
Klitih sleman
Polsek Berbah berhasil menangkap pelaku kejahatan jalanan dan barang bukti. (Polresta Sleman)

BacaJogja – Aksi kejahatan jalanan atau yang sering disebut klitih, kembali terjadi di Berbah Sleman. Kejadian ini sempat viral di media sosial dan mendapat kecaman dari warganet.

Tak butuh waktu lama, Polsek Berbah berhasil mengamankan pelaku, seorang pria berinisial ZAP (25) yang kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit di wilayah Sendangtirto, Berbah, Sleman. Pria tersebut merupakan warga Noyokerten, Sendangtirto.

Read More

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Jalan Palagan Sleman, Satu Meninggal

Dalam siaran pers, Polsek Berbah menyatakan, penangkapan terjadi pada Kamis malam, 22 Mei 2025 sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha N-MAX warna hitam sambil mengacungkan senjata tajam ke pengguna jalan lain.

“Aksinya sempat memicu kepanikan hingga pelaku terjatuh di kawasan Jalan Kopral Samiyono, Dusun Kemasan, Sendangtirto,” tulisnya di media sosial Facebook Polresta Sleman.

Petugas Polsek Berbah yang menerima laporan warga langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran. Saat dikejar, pelaku sempat menjatuhkan clurit yang dibawanya. “Meski mencoba kabur dengan memanfaatkan situasi, akhirnya ZAP berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti”.

Baca Juga: Satu Dekade Tebing Breksi: Suguhkan Musik Batu dan Deretan Event yang Wajib Ditonton

Selain menangkap pelaku, beberapa barang bukti yang diamankan adalah:
– Satu buah clurit bergagang kayu
– Satu unit sepeda motor Yamaha N-MAX warna hitam
– Satu lembar jaket hoodie warna hijau

Saat ini, pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Berbah untuk diproses hukum lebih lanjut.

Pihak Polresta Sleman menegaskan akan menindak tegas segala bentuk kejahatan jalanan di wilayah hukumnya. Masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada, khususnya saat beraktivitas di malam hari.

“Tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas di malam hari. Awasi anak remaja kita agar tidak menjadi korban maupun pelaku kejahatan jalanan, agar tidak menyesal kemudian hari.” []

Related posts