Bung Karno Ngonthel 2025: Ribuan Ontelis Siap Meriahkan Jogja, Gowes Bareng dan Aksi Pungut Sampah

  • Whatsapp

BacaJogja – Semangat kebangsaan, cinta lingkungan, dan pelestarian budaya akan berpadu dalam satu kegiatan istimewa bertajuk “Bung Karno Ngonthel 2025” yang digelar pada Minggu, 29 Juni 2025.

Kegiatan ini akan berlangsung mulai pukul 06.30 WIB dan mengambil titik kumpul di Lapangan Minggiran, Yogyakarta. Acara ini dipastikan bakal menyedot perhatian ribuan ontelis—sebutan bagi penggemar sepeda tua (onthel)—dari berbagai kota.

Read More

Dengan tema “Keliling Jogja Naik Sepeda Sambil Memungut Sampah di Sepanjang Jalan”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kumpul komunitas pecinta sepeda klasik, tetapi juga sarat nilai sosial dan lingkungan.

Baca Juga: Viral! Commuter Line Yogyakarta Mogok di Delanggu, Ini Penjelasan KAI

Para peserta akan bersepeda santai mengelilingi kota Jogja sambil membersihkan sampah yang ditemui di sepanjang rute. Sebuah langkah nyata dalam mendukung budaya resik-resik yang selama ini melekat dalam masyarakat Yogyakarta.

Tak hanya bersepeda, acara ini juga menghadirkan sejumlah tokoh penting dan hiburan menarik. Ganjar Pranowo, selaku Pembina KOSTI DIY (Komunitas Sepeda Tua Indonesia), dijadwalkan turut hadir bersama musisi kenamaan Nugie, yang akan memeriahkan suasana.

Acara juga akan dimeriahkan oleh penampilan dari Tepeof Band, menambah semangat pagi peserta dengan musik yang menggugah semangat gotong royong.

Baca Juga: Polda DIY Bongkar Sindikat Penipuan Online Bermodus Cinta, Teman Sewaan, dan Penghapusan Utang

Kegiatan ini gratis untuk umum, namun peserta wajib mendaftarkan diri sebelumnya melalui WhatsApp ke kontak panitia yang tertera di flyer resmi.

Bagi 1.000 pendaftar pertama, tersedia kaos eksklusif seharga Rp25.000 yang bisa dibeli sebagai kenang-kenangan. Peserta juga wajib menggunakan sepeda kebo (onthel) sebagai bagian dari bentuk penghormatan terhadap sejarah dan tradisi.

Lebih dari sekadar bersepeda, Bung Karno Ngonthel 2025 merupakan bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai luhur perjuangan dan semangat kebangsaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Yogyakarta 26–28 Juni 2025: Hujan di Sleman dan Kulon Progo, Gelombang 4 Meter

Nama Bung Karno diangkat untuk mengenang dan meneladani semangat beliau dalam membangun bangsa—dimulai dari hal-hal kecil seperti merawat budaya dan menjaga lingkungan.

Bagi masyarakat yang ingin ikut serta atau sekadar menyaksikan iring-iringan sepeda klasik yang penuh warna, jangan lewatkan momen bersejarah ini. Mari meriahkan Jogja dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan kecintaan pada budaya lokal! []

Related posts