Yogyakarta Jadi Embarkasi Haji 2026, Kemenag DIY Paparkan Kesiapan ke Otoritas Arab Saudi

  • Whatsapp
kemenag DIY
Kepala Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, di hadapan otoritas haji Arab Saudi dalam Workshop Penyelenggaraan Haji Tahun 1447H/2026M bersama Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi di Jakarta. (Ist)

BacaJogja  — Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin serius mempersiapkan diri sebagai Embarkasi Haji Tahun 1447H/2026M. Kesiapan ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Ahmad Bahiej, di hadapan otoritas haji Arab Saudi dalam Workshop Penyelenggaraan Haji Tahun 1447H/2026M bersama Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Selasa (5/8/2025) di Jakarta.

Dalam forum strategis tersebut, Ahmad Bahiej menegaskan kesiapan infrastruktur di DIY, khususnya kawasan sekitar Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Rencananya, hotel-hotel di sekitar YIA akan digunakan sebagai akomodasi jemaah haji, menggantikan fungsi asrama haji konvensional. Skema ini juga didukung dengan proyeksi tambahan jumlah jemaah dari wilayah eks-Karesidenan Banyumas dan Kedu.

Read More

“Dari segi bandara sudah sangat layak, hotel-hotel yang menampung jemaah, dan jumlah jemaah minimal yang diberangkatkan jika menggunakan skema tersebut maka sudah sangat bisa dipenuhi,” ujar Ahmad Bahiej.

Baca Juga: FESTA 2025 Hidupkan Budaya Yogyakarta Lewat Empat Kawasan Cagar: Kraton, Kotabaru, Pakualaman, Kotagede

Dorong Kepastian Penetapan Embarkasi DIY

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Bahiej juga meminta kepastian dari pemerintah pusat dan otoritas haji Saudi agar DIY benar-benar ditetapkan sebagai embarkasi haji resmi tahun depan. Ia memaparkan bahwa surat resmi dari Gubernur DIY tentang usulan penetapan Kabupaten Kulon Progo sebagai lokasi Embarkasi dan Debarkasi DIY telah disampaikan langsung kepada Menteri Agama RI Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar sejak Februari 2025.

Langkah proaktif terus dilakukan, termasuk koordinasi intensif dengan Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Setjen Kemenag RI serta Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen PHU, Muhammad Zain.

“Keduanya juga memiliki peran penting untuk menyiapkan rancangan Keputusan Menteri Agama tentang Penetapan Embarkasi Haji, meski tahun depan adalah masa transisi dari Kemenag ke BP Haji,” jelas Ahmad Bahiej.

Baca Juga: Festival Sastra Yogyakarta 2025: Perayaan Kata dan Jiwa di Kota Budaya

Dukungan BP Haji dan Kementerian

Selain otoritas Saudi, pertemuan ini juga dihadiri jajaran Badan Pelaksana Penyelenggara Ibadah Haji (BP Haji). Hadir antara lain Sekretaris Utama BP Haji Teguh Dwi Nugroho, Deputi Pelayanan Haji Dalam Negeri Puji Raharjo, serta para pejabat biro lainnya.

Menteri Agama Nasaruddin Umar turut hadir dan memberikan sambutan hangat kepada para delegasi Arab Saudi.

“Kami selaku pribadi, Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, mengucapkan selamat datang kepada para tamu mulia. Sungguh kehormatan besar bagi kami mendapat kunjungan dari Saudi,” ungkap Menag.

Dengan kesiapan infrastruktur, komitmen pemerintah daerah, dan dukungan dari pusat, peluang DIY untuk ditetapkan sebagai embarkasi haji 2026 semakin terbuka lebar. []

Related posts