BacaJogja – Kawasan Malioboro kini kedatangan destinasi kuliner baru yang siap memanjakan lidah para pecinta ayam goreng dan jeroan sapi. Restoran Tojoyo, yang mengusung tagline “Rasa Tradisi, Selera Generasi”, resmi hadir di Jalan A Yani No. 106, menawarkan pengalaman kuliner autentik dengan cita rasa warisan keluarga.
Dikenal dengan ayam goreng bumbu rempah khas serta jeroan sapi premium, Tojoyo menjadi obat rindu bagi pelanggan yang pernah mencicipi masakan almarhumah Tutik Herwanti, sang perintis yang dikenal memiliki “tangan dingin” dalam dunia kuliner.
“Kami ingin memberi suguhan terbaik bagi masyarakat penyuka kuliner ayam goreng dan jeroan sapi,” ujar Manajer Restoran Tojoyo Malioboro, Raditya Prajna Hermawan, putra dari Tutik Herwanti.
Baca Juga: Jadwal dan Rute Saparan Bekakak Ambarketawang 2025 di Gamping Sleman
Rasa Tak Pernah Bohong: Ayam Goreng Renyah, Jeroan Sapi Juicy
Menu andalan ayam goreng Tojoyo menggunakan daging ayam pilihan, digoreng hingga golden brown dengan tekstur renyah di luar dan juicy di dalam. Sementara untuk penggemar jeroan, Tojoyo menyajikan hati, paru, dan babat sapi yang dimasak dengan teknik khusus sehingga empuk dan gurih meresap hingga ke dalam.
Tak hanya unggul dari segi rasa, restoran ini juga menghadirkan kenyamanan lewat desain interior bergaya Jawa modern. Area makan luas cocok untuk keluarga maupun individu, tersedia juga layanan take away dengan kemasan eksklusif serta fasilitas WiFi gratis.

Dari Warung Rumahan ke Restoran Premium
Kisah Tojoyo dimulai pada 1998 saat Tutik Herwanti, yang sebelumnya bekerja di PT Bakrie Brothers, memutuskan hijrah ke dunia kuliner. Bersama kakak ipar, ia belajar teknik memasak ayam goreng ke tempat bernama Tojoyo di Solo. Tak lama kemudian, ia membuka restoran pertamanya di Jalan Ratna 23, Jakarta.
Baca Juga: Viral Parkir Nuthuk di Malioboro: Dua Jukir Liar Disidang di PN Yogyakarta
Menu awal seperti ayam goreng Tojoyo dan Soto Kudus langsung menjadi best seller. Inovasi pun terus berlanjut, termasuk penambahan masakan khas Cina, sate kambing, dan mie Jawa.
Setelah sukses membuka cabang di Jatiwaringin dan Tebet, pada 2005 Tutik juga sempat merambah Bali, meski harus tutup akibat tragedi Bom Bali. Namun semangatnya tak pernah padam. Cabang di Gandaria pun dibuka, menegaskan komitmen keluarga ini terhadap kualitas dan konsistensi rasa.

“Ibu selalu menekankan bahwa kualitas dan konsistensi adalah kunci mempertahankan kepercayaan pelanggan,” kenang Raditya.
Baca Juga: Gratis, Seru, dan Penuh Warna di Pasar Malam Taman Budaya Embung Giwangan Yogyakarta
Kini, meski sang pendiri telah wafat pada 2021, cita rasa autentik Tojoyo tetap hidup. Restoran di Malioboro menjadi simbol pelestarian warisan rasa yang tak lekang oleh waktu.
Buka Setiap Hari, Siap Menyambut Anda
Restoran Ayam Goreng Tojoyo buka setiap hari pukul 11.00–22.00 WIB, baik di Jalan A Yani 106, Malioboro – Yogyakarta, maupun cabangnya di BSD, Tangerang Selatan. Suasana nyaman, makanan lezat, dan pelayanan ramah menjadikan Tojoyo pilihan tepat untuk berburu kuliner khas dengan cita rasa legendaris. []






