Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 2025 di Indonesia: Blood Moon 7-8 September

  • Whatsapp

BacaJogja – Fenomena langit langka akan menghiasi Indonesia pada September 2025. Gerhana Bulan total atau Blood Moon siap memanjakan mata pengamat langit di seluruh wilayah tanah air. Momen ini diperkirakan akan berlangsung selama lebih dari lima jam, dengan puncak gerhana pada dini hari.

Menurut informasi dari BMKG, gerhana Bulan total 2025 akan terjadi pada 7-8 September 2025. Fenomena ini terdiri dari lima fase, dimulai dengan masuknya penumbra hingga fase terakhir penumbra berakhir.

Read More

Fase totalitas gerhana Bulan dimulai pukul 00.30.17 WIB (01.30.17 WITA, 02.30.17 WIT). Sementara itu, puncak gerhana berlangsung pada pukul 01.11.45 WIB (02.11.45 WITA, 03.11.45 WIT). Pada momen ini, Bulan akan tampak berwarna merah darah akibat pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi.

Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 7-8 September 2025

Berikut rincian fase gerhana sesuai zona waktu Indonesia:

1. Waktu Indonesia Barat (WIB)

  • Penumbra Mulai (P1): 22.26.56
  • Sebagian Mulai (U1): 23.26.44
  • Total Mulai (U2): 00.30.17
  • Puncak Gerhana: 01.11.45
  • Total Berakhir (U3): 01.53.13
  • Sebagian Berakhir (U4): 02.56.46
  • Penumbra Berakhir (P4): 03.56.34

2. Waktu Indonesia Tengah (WITA)

  • Penumbra Mulai (P1): 23.26.56
  • Sebagian Mulai (U1): 00.26.44
  • Total Mulai (U2): 01.30.17
  • Puncak Gerhana: 02.11.45
  • Total Berakhir (U3): 02.53.13
  • Sebagian Berakhir (U4): 03.56.46
  • Penumbra Berakhir (P4): 04.56.34

3. Waktu Indonesia Timur (WIT)

  • Penumbra Mulai (P1): 00.26.56
  • Sebagian Mulai (U1): 01.26.44
  • Total Mulai (U2): 02.30.17
  • Puncak Gerhana: 03.11.45
  • Total Berakhir (U3): 03.53.13
  • Sebagian Berakhir (U4): 04.56.46
  • Penumbra Berakhir (P4): 05.56.34

Durasi keseluruhan gerhana mencapai 5 jam 26 menit 39 detik, sementara fase totalitas berlangsung sekitar 1 jam 22 menit 6 detik.

Kenapa Bulan Bisa Berwarna Merah Saat Gerhana?

Gerhana Bulan terjadi ketika Bumi berada sejajar dengan Matahari dan Bulan, sehingga bayangan Bumi menutupi Bulan. Pada fase total, cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi mengalami hamburan. Cahaya biru tersebar lebih banyak, sedangkan cahaya merah tetap menembus hingga mengenai permukaan Bulan. Proses inilah yang membuat Bulan terlihat kemerahan atau disebut Blood Moon.

Gerhana Bulan Total Terjadi Berapa Kali dalam Setahun?

Melansir data Space, Bumi mengalami sekitar dua kali gerhana Bulan setiap tahunnya, namun hanya sekitar 29% yang berupa gerhana Bulan total. Rata-rata, fenomena Blood Moon dapat disaksikan di suatu tempat di Bumi setiap 2,5 tahun sekali.

Dengan demikian, gerhana Bulan total 7-8 September 2025 menjadi salah satu momen astronomi penting yang sayang untuk dilewatkan. Pastikan mencatat tanggal dan jamnya agar tidak ketinggalan menyaksikan keindahan langit malam. []

Related posts