UMKM Yogyakarta Tembus Pasar Internasional: Palem Craft Ekspor Home Decor 30.000 USD per Kontainer

  • Whatsapp
ekonomi kreatif jogja
UMKM DIY kembali menorehkan prestasi dengan ekspor produk home decor karya Palem Craft ke Amerika Serikat dan Eropa senilai hingga 30.000 USD per kontainer. (Pemkab Bantul)

BacaJogja – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali membuktikan daya saingnya di pasar global. CV Palem Craft Jogja resmi melepas ekspor produk home decor dengan nilai per kontainer mencapai 25.000–30.000 USD, menandai pencapaian baru bagi industri kreatif asal Bantul di kancah internasional.

Seremoni pelepasan pengiriman ekspor dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Yuna Pancawati; Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih; jajaran Kementerian Perdagangan RI; serta CEO Palem Craft bersama seluruh manajemen perusahaan. Acara ini menjadi bukti kuat sinergi lintas sektor dalam mendorong UMKM naik kelas hingga menembus pasar dunia.

Read More

Hingga November tahun ini, Palem Craft telah mengirim tiga hingga empat kontainer produk home decor ke sejumlah negara. Pengiriman dimulai dengan pasar Amerika Serikat, kemudian berlanjut ke Perancis dan Belgia, dengan nilai ekspor konsisten sebesar 25.000–30.000 USD per kontainer.

Baca Juga: Sri Sultan: Seluruh Target Pembangunan Lima Tahun Harus Tercapai di 2027

Dalam sambutannya, Wamendag Dyah Roro Esti memberikan apresiasi atas pendekatan kreatif dan berkelanjutan yang diterapkan oleh Palem Craft dalam memproduksi barang ekspor berbahan material sisa.

“Kami apresiasi kepada Palem Craft atas inovasi yang sudah dilakukan. Proses dari hulu ke hilir sangat menekankan pentingnya sustainability — mulai dari bahan hingga limbah yang diolah kembali menjadi produk baru. Pasarnya sangat luas, dan hari ini kita melepas ekspor ke Amerika dan Belgia kurang lebih senilai 30.000 USD, dan ini bukan yang pertama,” ujar Dyah.

Dyah menambahkan bahwa performa perdagangan nasional juga menunjukkan tren positif. “Pertumbuhan kita sudah melampaui target tahun ini, dari target 7% menjadi 8,9%. Semoga ini memicu semangat Kementerian Perdagangan untuk tahun ke depan, dan tentu semuanya tidak mungkin terjadi tanpa gotong royong pemerintah pusat dan daerah,” tegasnya.

Baca Juga: Viral Parkir GL Zoo Yogyakarta: Karcis Hilang Didenda Rp50 Ribu, Barang Hilang ‘Risiko Sendiri’

Rasa bangga turut disampaikan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih atas prestasi UMKM daerahnya. “Dengan syukur dan bangga, CV Palem Craft kembali mengekspor produk ke Amerika dan Eropa. Ini akan semakin mengukuhkan posisi industri kreatif Bantul dan Indonesia di pasar internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag DIY, Yuna Pancawati, menegaskan bahwa kinerja ekspor DIY terus meningkat. “Tahun 2024 kemarin meningkat kurang lebih 12% sekian. Kami sangat mendorong UMKM DIY untuk bisa ekspor. Itu merupakan salah satu program strategis yang dicanangkan oleh Kementerian Perdagangan,” jelasnya.

Menurut Yuna, pembinaan UMKM terus dilakukan secara sistematis agar siap ekspor. “Kami melakukan penguatan melalui pelatihan dan pembinaan UMKM. Kabupaten Bantul mendominasi ekspor DIY, terutama dari sektor kerajinan, meubel, dan tekstil,” tambahnya.

Acara ditutup dengan pelepasan truk kontainer bermuatan produk home decor Palem Craft oleh Wakil Menteri Perdagangan RI. Momen tersebut menjadi penanda resmi berangkatnya produk lokal Bantul menuju pasar Amerika Serikat dan Eropa — sekaligus menjadi babak baru daya saing UMKM DIY di tingkat internasional. []

Related posts