BacaJogja – Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Polresta Yogyakarta menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Berdasarkan prediksi Kementerian Perhubungan, sekitar 7 juta orang diperkirakan akan masuk ke Kota Yogyakarta selama periode liburan tersebut.
Peningkatan mobilitas ini diprediksi berdampak pada kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan wisata unggulan seperti Malioboro dan sekitarnya. Oleh karena itu, pengaturan dan rekayasa lalu lintas dilakukan secara terencana guna menjaga kelancaran arus kendaraan dan kenyamanan masyarakat.
Pengaturan Arus Malioboro dan Dampak Penutupan Jembatan Kewek
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa salah satu fokus utama pengamanan Nataru adalah pengelolaan lalu lintas di kawasan Malioboro, termasuk dampak dari penutupan Jembatan Kewek yang saat ini mengalami kerusakan struktur.
“Penutupan Jembatan Kewek kami imbangi dengan pengaturan arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan di pusat kota,” ujar Hasto.
Ia menjelaskan, arus kendaraan dari Jalan Mataram akan diarahkan langsung menuju Malioboro. Sementara kendaraan dari Jalan Margo Utomo akan dialihkan melalui Stadion Kridosono. Khusus bus pariwisata, pengendara diarahkan dari depan Gramedia untuk berbelok ke kiri menuju Kridosono sebelum masuk kawasan Malioboro.
Hasto menegaskan, Malioboro tetap dibuka untuk lalu lintas kendaraan selama Nataru, kecuali pada malam pergantian tahun yang akan dilakukan penutupan secara situasional apabila kawasan telah dipadati masyarakat.
Lonjakan Lalu Lintas Diprediksi Naik 20 Persen
Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho menyebutkan bahwa lonjakan lalu lintas selama Nataru diperkirakan mencapai rata-rata 20 persen dibandingkan hari normal.
Dari total pergerakan masyarakat, sekitar 3,86 juta orang diperkirakan menggunakan kendaraan pribadi, sedangkan 3,16 juta orang menggunakan angkutan umum. Untuk mengantisipasi kepadatan, Dishub akan menerapkan rekayasa lalu lintas situasional, antara lain:
- Jalan Bausasran diberlakukan satu arah ke barat
- Jalan Gajah Mada diberlakukan satu arah ke selatan
Rekayasa ini akan diterapkan secara fleksibel menyesuaikan kondisi di lapangan.
Operasi Lilin Progo 2025 dan Pengamanan Nataru
Sementara itu, Wakapolresta Yogyakarta AKBP Robertus Kokok mengimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas serta menjaga keamanan, baik di rumah maupun saat bepergian selama libur Nataru.
Polresta Yogyakarta akan melaksanakan Operasi Lilin Progo 2025 dengan melibatkan sekitar 268 personel. Selain itu, pengamanan Natal didukung sekitar 600 personel, dan pengamanan malam Tahun Baru melibatkan sekitar 775 personel.
Sejumlah pos pengamanan telah disiapkan, antara lain:
- Pos Terpadu Teteg (utara Malioboro)
- Pos Pengamanan Tugu
- Titik Nol Kilometer
- Gembira Loka Zoo
Selain pengamanan aktivitas masyarakat, Polresta Yogyakarta juga memprioritaskan pengamanan ibadah Natal dan Tahun Baru. Sebanyak 71 gereja di 14 kemantren akan mendapatkan pengamanan, dengan beberapa gereja ditetapkan sebagai prioritas dan dilakukan sterilisasi oleh Tim Gegana.
Rekayasa Jalur Masuk Kota Yogyakarta
Kasat Lantas Polresta Yogyakarta AKP Alvian Hidayat menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas jalur masuk kota dilakukan bersama Dinas Perhubungan. Arus dari Jalan Laksda Adisucipto menuju Malioboro akan diarahkan melalui:
Jalan Dr. Wahidin – Dr. Sutomo – Bausasran – Gajah Mada – Sultan Agung – Jalan Mataram.
Petunjuk arah menuju Malioboro juga akan dipasang di sejumlah simpang strategis, seperti Simpang UKDW, Gayam, dan Hayam Wuruk.
Polresta Yogyakarta turut berkoordinasi dengan polres wilayah sekitar, khususnya Polres Sleman dari arah timur. Sebelum kawasan Janti, pengendara akan diberikan informasi jalur alternatif menuju Malioboro melalui Flyover Janti, Blok O, Gedongkuning, atau Jalan Kusumanegara.
Rekayasa satu arah di Jalan Bausasran dan Jalan Gajah Mada akan diberlakukan secara insidentil pada jam-jam padat demi menjaga kelancaran arus lalu lintas selama libur Nataru. []






