BacaJogja – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menorehkan capaian membanggakan di kancah internasional. Produk furnitur karya UMKM DIY resmi dilepas dalam ekspor perdana pada kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak Nasional, Selasa (17/12/2025).
Pelepasan ekspor tersebut dilakukan oleh CV Sorajati Dharma Biru yang berlokasi di Maguwoharjo, Sleman. Perusahaan ini menjadi salah satu dari delapan titik strategis pelepasan ekspor nasional yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Pada tahap awal, CV Sorajati Dharma Biru mengirimkan dua kontainer produk furnitur dengan nilai ekspor mencapai USD 80.405. Secara keseluruhan, total ekspor yang direncanakan mencapai sembilan kontainer dengan nilai kumulatif sebesar USD 334.575 atau setara lebih dari Rp5,3 miliar, dengan tujuan ekspor ke Bora-Bora Island, Polinesia Prancis.
Disperindag DIY: Bukti Kepercayaan Pasar Global
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yuna Pancawati, menyampaikan bahwa ekspor perdana ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan pasar global terhadap produk UMKM DIY yang dinilai memiliki kualitas tinggi serta daya saing kuat.
“Peningkatan volume dan ragam ekspor merupakan indikator nyata dari kualitas daya saing dan inovasi produk-produk UMKM DIY di mata dunia,” ujar Yuna Pancawati.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga memperkuat citra produk lokal DIY di pasar internasional.
Furnitur Jadi Komoditas Unggulan Ekspor DIY
Yuna juga memberikan apresiasi kepada CV Sorajati Dharma Biru atas komitmennya dalam mengembangkan produk furnitur sebagai salah satu komoditas unggulan ekspor DIY dengan nilai tambah tinggi.
“Produk furnitur merupakan salah satu komoditi utama ekspor DIY. CV Sorajati Dharma Biru telah membuktikan komitmennya sebagai ujung tombak ekspor daerah, sekaligus membawa nama baik DIY di ranah internasional,” terangnya.
Ia berharap capaian ini dapat menjadi pemantik semangat bagi UMKM lain di DIY untuk terus meningkatkan kualitas produk, inovasi desain, serta kesiapan ekspor guna menembus pasar global.
Dorong UMKM Naik Kelas dan Berorientasi Global
Pemerintah Daerah DIY melalui Disperindag terus mendorong UMKM agar naik kelas dan berorientasi ekspor, melalui berbagai program pembinaan, fasilitasi sertifikasi, peningkatan kualitas produksi, hingga perluasan jejaring pasar internasional.
Keberhasilan ekspor furnitur oleh CV Sorajati Dharma Biru ini diharapkan menjadi contoh konkret bahwa UMKM lokal mampu bersaing dan berkontribusi dalam memperkuat perekonomian daerah maupun nasional. []






