Monitoring Tiga Lokasi Padat Karya Infrastruktur di Bantul Yogyakarta

  • Whatsapp
padat karya bantul
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meninjau lokasi program padat karya infrasstruktur. (Foto: Pemkab Bantul)

Bantul – Bupati Bantul Abdul Halim Muslih melakukan monitoring kegiatan Padat Karya Infrastruktur melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun 2021, pada Sabtu, 7 Agustus 2021. Tiga lokasi yang dikunjungi yakni Padukuhan Sambeng 3, Poncosari, Kapanewon Srandakan; Padukuhan Kauman, Wijirejo, Kapanewon Pandak dan Padukuhan Kepek, Timbulharjo, Kapanewon Sewon.

Bupati mengatakan, kegiatan padat karya infrastruktur melalui BKK tahun 2021 merupakan salah satu bentuk upaya yang dilalukan Pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran khususnya yang ada di Kabupaten Bantul.

Selain itu Bupati juga berharap program padat karya tersebut dapat mengurangi beban masyarakat yang mungkin kehilangan pekerjaan di tengah pandemi, kesulitan mencari kerja, atau yang berasal dari kalangan tidak mampu.

Read More

Baca Juga:  3.120 Tenaga Kerja Terserap pada 60 Lokasi Program Padat Karya Infrastruktur di Bantul

Baca Juga: Pembayaran Ganti Rugi 96 Bidang Rp102 Miliar di Sleman untuk Tol Yogyakarta – Bawen

Baca Juga: Garis Besar Peraturan PPKM Level 4 di Daerah Istimewa Yogyakarta


Untuk jenis kegiatan padat karya infrastruktur yang dilaksanakan di Padukuhan Sambeng 3, Poncosari, Srandakan adalah cor blok dengan dimensi volume pekerjaan 87,17 meter persegi. Kegiatan ini melibatkan HOK (Hari Orang Kerja) yang berjumlah 936 orang dengan jumlah tenaga kerja rata-rata per hari 52 orang. ⁣

Abdul Halim mengungkapkan, padat karya infrastruktur dimulai pada 4 Agustus 2021 hingga 26 Agustus 2021. Adapun besar upah tenaga kerja yang diberikan adalah untuk kepala kelompok sebesar Rp90.000 per hari, tukang sebesar Rp80.000 per hari dan pekerja sebesar Rp70.000 per hari. (Pemkab Bantul)

Related posts