Segera Datang 200.000 Vaksin dan 125 Dokter Tangani Corona di Bantul

  • Whatsapp
Panglima TNI di Bantul
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo di Bantul. (Foto: Pemkab Bantul)

Bantul – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mencermati perkembangan Covid-19 di Bantul yang masih tinggi dan berfluktuatif. TNI/Polri siap membantu penanganan Covid-19 di Bumi Projotamansari baik untuk testing, tracing maupun memasok ketersedian vaksin.

“Kami siap membantu untuk tenaga-tenaga itu, tracer yang kita miliki harus dioptimalkan untuk melawan virus yang tidak mengenal hari libur dan terus merambah ini,” katanya saat mengunjungi Bantul bersama Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo, Minggu, 8 Agustus 2021.

Read More

Dia menekankan pentingnya pembatasan mobilitas masyarakat dan tracing juga diperbanyak. Kepala Puskesmas diminta untuk memeriksa ketersediaan antigen, kelaikan PCR. “Sesuai perintah Presiden untuk menurunkan index mobilitas, harus meningkatkan testing dan tracing, serta menyiapkan isolasi terpadu dan percepatan vaksinasi,” ungkapnya.

Baca Juga: Menteri Luhut: 70 Juta Vaksin Harus Disuntikkan pada Agustus – September

Panglima TNI mengatakan, isolasi mandiri harus masuk isolasi terpadu agar bisa menekan angka terkonfirmasi positif Covid-19. Dalam minggu depan ini akan mengirim 200.000 vaksin yang nantinya akan dikelola oleh Polri dan Puskesmas. “Selanjutnya untuk menambah tenaga kesehatan, 125 dokter di Wiswa Atlit akan dibantukan di Bantul,” ungkapnya.

Panglima TNI mengharapkan, dengan dilaksanakan vaksinasi secara cepat dan kerja sama penanganan Covid-19 oleh Pemkab, TNI/Polri dapat menyembuhkan sekaligus mengurangi angka orang terkonfirmasi positif sehingga kembali bisa membangkitkan perekonomian masyarakat.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, jumlah vaksin yang diterima hingga 5 Agustus 2021 berjumlah 239.860 dosis vaksin Sinovac dan 57.510 dosis vaksin AstraZeneca, sehingga total vaksin yang diterima 297.370 dosis. Untuk total target sasaran vaksinasi di Bantul berjumlah 824.370 orang.

Baca Juga: Catatan Menteri Luhut saat Mengunjungi Solo Raya dan Yogyakarta

Menurut dia, sasaran prioritas vaksinasi adalah kelompok lansia 59 tahun ke atas, kelompok masyarakat usia 50-59 tahun, disabilitas, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ, serta kelompok masyarakat daerah zona rawan Covid19 secara epidemiologi yakni Kapanewon Banguntapan, Sewon dan Kasihan.

“Sasaran prioritas selanjutnya adalah kelompok masyarakat umum usia 18-50 tahun dan kelompok remaja usia 12-17 tahun,” kata Bupati Bantul.

Pada kesempatan itu Panglima TNI beserta rombongan meninjau langsung vaksinasi massal di Kampung Mataraman Sewon Bantul, dilanjutkan meninjau penanganan Covid-19 di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini dihadiri pula Komandan Korem 072/Pamungkas, Kapolda DIY, Pemda DIY, dan sejumlah tamu undangan terbatas. []

Related posts