Bantu Tempat Taubat Warga Binaan, YAUMY Donasi Rp40 Juta untuk Masjid di Lapas Wirogunan Jogja

  • Whatsapp
Masjid wirogunan
Ketua YAUMY DIY Siti Fatimah menyerahkan bantuan untuk renovasi masjid Al Fajar LP Wirogunan, secara simbolis diterima Kalapas Marjiyanto (Ist)

BacaJogja – Renovasi Masjid Al Fajar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Wirogunan, Yogyakarta, terus mengundang simpati dan dukungan dari berbagai pihak. Pada Sabtu (24/5), Yayasan Amal Usaha Muslim Yogyakarta (YAUMY) turut ambil bagian dengan menyerahkan bantuan senilai Rp40 juta guna mendukung proses renovasi masjid yang menjadi pusat pembinaan rohani bagi warga binaan tersebut.

Bantuan tersebut secara simbolis diterima langsung oleh Kalapas Kelas IIA Wirogunan, Marjiyanto. Ketua YAUMY, Siti Fatimah Adam, bersama pengurus lainnya, Mursida Rambe dan Herry Zudianto, juga menyempatkan diri meninjau langsung progres renovasi serta menyaksikan kegiatan mengaji tahsin Al-Qur’an oleh para santri Masjid Al Fajar, yang seluruhnya merupakan warga binaan.

Read More

“Kami sangat takjub. Ratusan santri Al Fajar rajin mengaji tahsin Al-Qur’an. Meskipun banyak di antara mereka berusia lanjut, rata-rata mampu menghafal tiga juz Al-Qur’an. Bahkan, ada yang telah hafal 17 juz. Semoga keberkahan ini terus terjaga,” ungkap Mursida Rambe, aktivis koperasi yang juga menjadi bagian dari YAUMY.

Baca Juga: Pasar Jadul 2025: Rayakan Warisan Budaya Tak Benda di Taman Budaya Kulon Progo

Masjid, Tempat Taubat dan Perubahan

Menurut Mursida, alasan YAUMY turut terlibat dalam renovasi masjid ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi bagian dari upaya mendukung transformasi spiritual para warga binaan. Dari sekitar 500 warga binaan yang mayoritas beragama Islam, lebih dari 400 orang aktif memanfaatkan masjid sebagai tempat pertaubatan dan kontemplasi.

“Masjid di dalam Lapas ini sangat hidup. Ia menjadi ruang paling indah untuk menemukan jati diri dan memperbaiki akhlak. Maka kondisinya harus nyaman agar bisa terus menjadi tempat yang menyejukkan dan membentuk pribadi-pribadi yang lebih baik setelah bebas,” tambahnya.

Baca Juga: Satu Dekade Tebing Breksi: Suguhkan Musik Batu dan Deretan Event yang Wajib Ditonton

Renovasi Masjid Al Fajar sendiri diinisiasi oleh sejumlah warga binaan, termasuk Ustadz Munif Tauchid, Nur Ahmad Afandi, dan Ustadz Sulis. Upaya ini didukung Kalapas Marjiyanto, serta melibatkan masyarakat umum dan dunia usaha, mengingat pemerintah tidak menyediakan anggaran khusus untuk hal tersebut.

Agus Tri Wijaya, petugas Lapas sekaligus panitia renovasi, menyebutkan bahwa keterlibatan masyarakat sangat diperlukan. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa pun yang ingin berkontribusi, baik perorangan maupun kelompok, karena kebutuhan renovasi mencapai lebih dari Rp800 juta. Saat ini baru terkumpul sekitar Rp250 juta,” jelasnya.

Dukung Program Jumat Berkah

Dalam kunjungannya, Siti Fatimah juga menyatakan kesediaan YAUMY untuk berpartisipasi dalam program Jumat Berkah yang digagas Takmir Masjid Al Fajar. Bantuan yang dibutuhkan berupa 600 paket nasi atau makanan ringan untuk dibagikan setiap Jumat.

“InsyaAllah kami akan menggalang donasi bersama untuk mendukung Jumat Berkah ini,” ucapnya.

Baca Juga: Diskon Tarif Listrik 50% Resmi Berlaku Juni-Juli 2025, Ini Syarat dan Daftar Insentif Lainnya

H. Mirza dari PT Mentari Prima Niaga, kontraktor yang mengerjakan renovasi, turut mengajak masyarakat berpartisipasi dalam program kebaikan ini. Segala bentuk bantuan akan sangat berarti, termasuk dana yang bisa disalurkan melalui rekening Bank BSI atas nama panitia renovasi Masjid Al Fajar, nomor rekening: 9111191918.

Kalapas Marjiyanto mengungkapkan rasa terima kasihnya atas partisipasi dan kepedulian berbagai pihak. “Kami hanya bisa menyampaikan terima kasih. Semoga doa-doa dari para warga binaan bisa menembus langit dan menjadi berkah bagi siapa pun yang membantu renovasi Masjid Al Fajar ini,” pungkasnya. []

Related posts