Singkong Gunungkidul Anjlok, Masjid di Sleman Borong 4 Kali Lipat dari Harga Tengkulak

  • Whatsapp

BacaJogja – Masjid Nurul Ashri di Sleman, Yogyakarta, menjadi sorotan publik setelah meluncurkan program inovatif untuk membantu petani singkong yang tengah terdampak anjloknya harga di pasaran. Pembelian singkong 4 ton oleh masjid ini pun viral.

Sejak beberapa hari terakhir, pengurus masjid membuka layanan titip beli singkong (jastip) bagi jamaah. Program ini berhasil menyalurkan pembelian lebih dari 10 ton singkong dari petani Desa Petir, Gunungkidul.

Read More

Harga Singkong Naik 4 Kali Lipat

Petani yang sebelumnya hanya bisa menjual singkong Rp500 per kilogram kepada tengkulak, kini mendapat harga Rp2.000 per kilogram melalui program masjid. Sementara itu, jamaah yang membeli lewat skema jastip dikenakan Rp3.000 per kilogram.

Selisih harga tersebut digunakan untuk biaya operasional, dan sebagian besar jamaah memilih menyedekahkan singkong yang mereka beli untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, program ini membuat petani sedikit lega di tengah sulitnya menjual singkong. Jamaah juga senang bisa membantu sekaligus berbagi,” ujar salah satu pengurus Masjid Nurul Ashri.

Harga Anjlok karena Pabrik Tutup

Merosotnya harga singkong diduga dipicu berhentinya operasional salah satu pabrik tepung di wilayah setempat. Kondisi ini membuat tengkulak menawar singkong dengan harga sangat rendah.

Upaya petani mengolah singkong menjadi gaplek pun tak berhasil karena curah hujan tinggi membuat proses pengeringan gagal.

Akan Diperluas ke Desa Lain

Masjid Nurul Ashri menyatakan program titip beli singkong ini akan terus berjalan dalam beberapa waktu ke depan. Bahkan, ada rencana memperluas jangkauan ke desa lain yang menghadapi persoalan serupa.

Diketahui, masjid ini juga pernah melakukan inisiatif serupa ketika harga sayur di Magelang anjlok. Program tersebut hingga kini masih berjalan dan aktif membantu petani. []

Related posts