Penggerebekan di Imogiri Bantul: Warga Amankan 8 Remaja, Polisi Temukan Sajam, Pil Sapi, dan Miras

  • Whatsapp
remaja imogiri
Warga Imogiri Bantul mengamankan delapan remaja dini hari. Polisi temukan clurit, pil sapi, miras oplosan, motor, dan ponsel. (Polres Bantul)

BacaJogja – Warga Dusun Dengkeng, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, mengamankan sekelompok remaja yang diduga mengganggu ketenteraman dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada Jumat (16/1/2026) dini hari. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Imogiri untuk penanganan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 01.10 WIB. Kecurigaan warga bermula dari adanya aktivitas yang dinilai tidak wajar di sebuah rumah milik warga berinisial D (29).

Read More

“Warga menemukan sekelompok pemuda, terdiri dari laki-laki dan perempuan, yang bukan warga setempat berada di dalam satu rumah pada tengah malam. Karena menimbulkan keresahan, warga kemudian mengamankan mereka dan melapor ke Polsek Imogiri,” ujar Rita, Jumat (16/1/2026).

Delapan Remaja Diamankan, Mayoritas Masih Berusia Belasan Tahun

Berdasarkan pendataan kepolisian, terdapat delapan orang yang diamankan, terdiri dari lima laki-laki dan tiga perempuan. Mereka berusia antara 16 hingga 18 tahun, dengan latar belakang pelajar dan wiraswasta.

Para remaja tersebut diketahui berasal dari sejumlah wilayah, mulai dari Imogiri, Dlingo, Pleret, hingga Kota Yogyakarta. Keberadaan mereka di lingkungan tersebut pada dini hari memicu kekhawatiran warga setempat.

Rita menjelaskan, kecurigaan warga semakin menguat setelah seorang saksi melihat dua perempuan berboncengan sepeda motor masuk ke rumah tersebut pada waktu larut malam. Informasi itu kemudian disampaikan kepada warga lainnya.

“Warga bersama-sama mendatangi lokasi dan setelah dicek, di dalam rumah terdapat tiga perempuan dan lima laki-laki yang bukan warga sekitar. Situasi itu dinilai berpotensi mengganggu kamtibmas,” jelasnya.

Polisi Temukan Sajam, Pil Sapi, hingga Miras Oplosan

Dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang cukup mengkhawatirkan. Barang bukti tersebut meliputi tiga bilah senjata tajam jenis clurit, satu botol minuman keras oplosan, serta 47 butir pil sapi.

Selain itu, polisi juga menyita empat unit sepeda motor dan tujuh unit telepon genggam dari berbagai merek yang diduga terkait dengan aktivitas para remaja tersebut.

“Hasil pemeriksaan awal, salah satu pemuda mengakui membeli pil sapi sebanyak 100 butir dengan harga Rp400 ribu. Sementara minuman keras oplosan diketahui dibeli dari wilayah Jetis, Bantul,” ungkap Rita.

Senjata tajam jenis clurit ditemukan tersimpan di dalam rumah tersebut. Berdasarkan keterangan warga sekitar, rumah itu disebut kerap digunakan sebagai tempat berkumpul pemuda dari luar daerah pada malam hari.

Masih Didalami Polisi, Warga Diminta Tetap Waspada

Seluruh remaja beserta barang bukti kini diamankan di Polsek Imogiri guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelanggaran hukum lain yang dilakukan oleh para remaja tersebut.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu melapor apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

“Peran serta warga sangat penting sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan, terutama yang melibatkan remaja, senjata tajam, dan peredaran minuman keras,” pungkas Rita. []

Related posts