Viral Debt Collector Rusak Rumah Warga di Bantul, Polisi Turun Tangan Usut Tuntas

  • Whatsapp
dc bantul
Kaca etalase dan lemari warga di Dusun Jeblog, Kasihan, Bantul diduga dirusak debt collector. (Ist)

BacaJogja  — Unggahan foto dan video yang memperlihatkan pengerusakan aset milik warga di Dusun Jeblog, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, mendadak viral di berbagai platform media sosial.

Dalam unggahan yang menyita perhatian warganet tersebut, tampak kaca etalase sebuah warung serta dua unit lemari di dalam rumah warga mengalami kerusakan parah. Aksi anarkis ini diduga kuat berkaitan dengan ulah sekelompok debt collector yang sedang melakukan penagihan kendaraan.

Read More

Menanggapi ramainya pemberitaan tersebut, Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menegaskan bahwa pihak kepolisian langsung mengambil tindakan cepat begitu menerima laporan warga.

Peristiwa menegangkan tersebut diketahui terjadi pada Selasa (21/7/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB di Dusun Jeblog RT 03.

“Begitu menerima laporan adanya keributan di lokasi, petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Kehadiran anggota saat itu bertujuan untuk mengendalikan situasi agar tidak semakin berkembang dan memastikan kondisi keamanan masyarakat tetap kondusif,” ujar Iptu Rita Hidayanto.

Petugas di lapangan langsung melakukan langkah awal kepolisian, mulai dari mengamankan TKP hingga meminta keterangan beberapa saksi di lokasi guna mencegah eskalasi konflik yang membahayakan warga sekitar.

Korban Resmi Lapor ke Polres Bantul

Kasus ini kini dipastikan masuk ke ranah hukum. Korban berinisial YW (37), yang merupakan warga setempat, telah melayangkan laporan resmi ke Polres Bantul.

Dengan masuknya laporan tersebut, pihak kepolisian akan menindaklanjuti perkara ini secara profesional dan transparan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Saat ini, tim penyidik Polres Bantul tengah mengumpulkan berbagai alat bukti, mengidentifikasi para pelaku, serta meminta keterangan dari saksi-saksi terkait.

“Proses penyelidikan sedang berjalan. Kami mengedepankan asas profesionalitas, objektivitas, dan akan mendalami seluruh fakta yang ada. Semua pihak yang berkaitan dengan peristiwa ini akan dimintai keterangan,” tegas Rita.

Bermula dari Dugaan Tunggakan Kredit Mobil

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan laporan yang diterima kepolisian, pengerusakan ini disinyalir dipicu oleh permasalahan pembayaran angsuran kredit kendaraan roda empat.

Dalam keterangannya, korban YW mengaku didatangi sekelompok orang yang berniat menyita kendaraan serta meminta sejumlah uang. Situasi yang memanas kemudian berlanjut pada dugaan pengancaman hingga tindakan pengerusakan fisik terhadap fasilitas warung dan rumah korban.

“Dugaan sementara, kejadian ini berkaitan dengan permasalahan tunggakan pembayaran angsuran kredit kendaraan. Namun demikian, seluruh rangkaian peristiwa masih kami dalami,” terang Rita.

Menutup keterangannya, Polres Bantul mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang beredar liar di media sosial sebelum adanya kepastian hukum.

“Kami mengajak masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Percayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian,” pungkasnya. []

Related posts