BacaJogja – Media sosial kembali digemparkan oleh pengakuan mengejutkan dari seorang wanita bernama Lisa Mariana. Model majalah dewasa ini mengklaim bahwa dirinya pernah menjalin hubungan gelap dengan seorang pejabat berinisial RK. Lebih dari itu, Lisa mengungkap bahwa ia sempat hamil dan melahirkan anak dari hubungan tersebut.
Nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ikut terseret dalam isu ini setelah Lisa membagikan tangkapan layar percakapan direct message Instagram serta rekaman video call yang diduga melibatkan sosok tersebut.
“Kala itu saya dipaksa ajudannya untuk menandatangani surat yang menyatakan saya berbohong atau merekayasa. Tim ke rumah saya lebih dari empat orang kala itu,” tulis Lisa dalam unggahannya yang viral pada Rabu (26/3/2025).
Baca Juga: Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Bantul, Polisi: Pria Usia 60 Tahun
“Saya, kakak saya, dan ibu saya di-push. Karena saya lihat ibu saya menangis karena dia mengancam akan melakukan hal-hal nekat kepada saya dan anak saya,” lanjutnya.
Siapa Lisa Mariana?
Nama Lisa Mariana Presley kini menjadi sorotan publik. Dikenal sebagai model majalah dewasa, Lisa kerap membagikan potret seksi di media sosial pribadinya. Kariernya di dunia modeling bermula saat ia bergabung dengan agensi Popular Multitalenta. Pada 2015, ia sempat mengikuti ajang pencarian bakat Miss Popular, meskipun tak berhasil meraih kemenangan.
Tak hanya modeling, Lisa juga sempat menjajal dunia akting sebelum akhirnya merambah ke bisnis fashion. Kini, ia memiliki usaha pakaian tidur yang sering ia promosikan melalui akun media sosialnya.
Baca Juga: Angkutan KSPN: Solusi Transportasi Nyaman Saat Liburan Lebaran ke Destinasi Wisata Jogja!
Klarifikasi Ridwan Kamil: Bantahan dan Jalur Hukum
Menanggapi tuduhan ini, Ridwan Kamil dengan tegas membantah semua klaim yang dilontarkan oleh Lisa Mariana. Mantan Gubernur Jawa Barat ini memastikan akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butar-Butar, menegaskan bahwa tuduhan Lisa tidak memiliki dasar hukum yang kuat.
“Kami minta kepada beliau untuk membuktikan kebenarannya secara hukum. Jika tidak, ini bisa masuk dalam ranah pidana karena menyangkut pencemaran nama baik,” ujar Muslim di Bandung, Kamis (27/3/2025).
Berpotensi Masuk Ranah Hukum
Muslim menegaskan bahwa tuduhan ini memiliki konsekuensi hukum karena mengandung unsur fitnah dan pencemaran nama baik. Ia mengungkapkan bahwa kasus serupa pernah terjadi empat tahun lalu, di mana saat itu Lisa telah meminta maaf secara langsung.
Baca Juga: Viral! Oknum Polisi Minta THR ke Hotel Pakai Surat Palsu, Begini Faktanya
“Pengakuan yang tidak berdasar dengan bukti-bukti yang tidak akurat mengarah kepada fitnah. Ini ada dampak hukum atau implikasi hukum yang serius,” kata Muslim.
Ridwan Kamil sendiri turut memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya @ridwankamil.
“Kemarin telah beredar kabar bahwa ada pihak yang mengaku memiliki anak dari saya. Saya perlu sampaikan bahwa ini tidak benar dan merupakan fitnah keji bermotif ekonomi yang didaur ulang,” tulisnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dirinya memang pernah bertemu dengan Lisa, tetapi pertemuan itu hanya terjadi sekali dalam konteks bantuan biaya kuliah.
“Saya hanya pernah bertemu sekali dengan yang bersangkutan untuk membantu biaya pendidikannya. Tidak ada hubungan lebih dari itu,” tegas Ridwan Kamil.
Dengan bantahan dan langkah hukum yang akan ditempuh, Ridwan Kamil berharap masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Ia pun mengimbau agar tidak ada pihak yang menyebarluaskan isu tanpa bukti yang sah.
Bagaimana Kelanjutan Kasus Ini?
Hingga saat ini, isu yang menyeret nama Lisa dan pejabat berinisial RK masih menjadi perbincangan hangat. Publik menunggu klarifikasi dari pihak terkait atas tuduhan yang dilontarkan Lisa. Sementara itu, perdebatan di media sosial terus memanas, dengan berbagai spekulasi dan opini yang beredar.
Akankah ada kejelasan dalam polemik ini? Ataukah ini akan menjadi salah satu skandal yang menguap begitu saja? Publik masih terus mengikuti perkembangan kasus yang menghebohkan ini. []






