Drama Sapi Lepas Jelang Iduladha: Ketika Jogja Tak Hanya Tentang Kurban, Tapi Juga Cerita

  • Whatsapp
Sapi lepas
Insiden hewan kurban sapi lepas jelang disembelih (ist)

BacaJogja – Menjelang Iduladha 2025, kehebohan tak hanya terjadi di tempat penyembelihan. Sejumlah kejadian unik menghiasi berbagai sudut Yogyakarta, mulai dari jalan raya hingga permukiman warga—semuanya disebabkan oleh satu hal: sapi lepas!

Kamis malam, 5 Juni 2025 sekitar pukul 22.00 WIB, suasana Jalan Imogiri Timur, tepatnya di utara Pasar Imogiri, berubah menjadi tegang. Sebuah sapi yang diduga tengah dipersiapkan untuk kurban tiba-tiba lepas tanpa tali pengikat. Hewan berbobot besar itu berlari bebas di tengah jalan raya, memicu kepanikan para pengendara dan warga sekitar.

Read More

Salah seorang saksi mata menyebut sapi tersebut nyaris menabrak sebuah mobil yang sedang melintas. Lalu lintas pun sempat kacau, namun berkat kesigapan warga dan kepolisian, sapi berhasil diamankan hingga ke area Jembatan Karangsemut. Beruntung, tak ada korban maupun kerusakan yang dilaporkan.

Baca Juga: Anak Marbot Masjid di Kulon Progo Tembus UGM Tanpa Tes: Kisah Elsa Menapaki Jalan Impian

Panik Massal di Potorono: Anak-anak Berhamburan

Keesokan paginya, Jumat (6/6/2025), kejadian serupa kembali terjadi di Dusun Prangwedanan, Potorono, Banguntapan, Bantul. Seekor sapi yang tidak terkendali tiba-tiba lari di area permukiman warga. Anak-anak yang tengah menanti momen penyembelihan langsung panik dan lari berhamburan.

Meskipun tak menimbulkan korban, kejadian ini membuat warga waswas. Banyak yang teringat betapa pentingnya pengamanan ekstra bagi hewan kurban, terutama di hari-hari krusial menjelang Iduladha.

Sapi ‘Bertamu’ di Kraton, Warga Teriak Tutup Pintu

Yang paling unik terjadi di kawasan Suryoputran, Kraton, Yogyakarta. Jumat pagi itu, seekor sapi lepas kembali bikin geger. Kali ini, sapi bahkan sempat mendekati rumah warga. “Eh, lawange tutupen, ojo entuk mlebu!” teriak seorang warga, takut hewan tersebut masuk dan merusak perabotan.

Baca Juga: Malam Sunyi di Kulon Progo: Ketika Cahaya Itu Padam di Jalan Pulang

Alih-alih marah, warga justru dibuat campur aduk antara panik dan geli. Sebagian keluar rumah untuk menonton, sebagian lainnya bersembunyi. Tak heran jika momen ini segera menyebar di media sosial, mengundang tawa sekaligus simpati netizen.

Tiga kejadian tadi hanyalah potret kecil dari “festival kejutan” yang kerap mewarnai momen Iduladha di Jogja. Di Berbah, Sleman, seekor sapi bahkan sempat mengamuk hingga pagar besi roboh. Di Ngaglik, seekor sapi kabur ke tengah sawah dan santai “jalan-jalan” sebelum berhasil ditangkap. Ada juga kisah sapi mogok di tengah jalan layaknya anak kecil sedang tantrum—duduk diam tak mau jalan, meski sudah dibujuk pakai daun pisang dan air.

Warga Jogja sudah cukup akrab dengan segala tingkah polah hewan kurban. Tak jarang, momen-momen ini direkam dan dibagikan di media sosial, menjadi hiburan sekaligus pengingat bahwa pengamanan hewan kurban adalah hal yang serius.

Baca Juga: Menyusuri Kotabaru: Oase Sejarah, Kopi, dan Kenyamanan Pejalan Kaki di Jantung Yogyakarta

Jogja dan Seribu Cerita Iduladha

Iduladha di Jogja memang selalu spesial. Bukan hanya karena kekhidmatannya, tetapi juga karena cerita-cerita kecil yang muncul di sekelilingnya—entah lucu, menegangkan, atau bahkan mengharukan. Dari sapi lepas hingga sapi mogok, dari teriakan warga hingga gelak tawa anak-anak—semuanya membentuk mozaik unik dari kota budaya ini.

Dan seperti biasa, Jogja tak pernah kehabisan cerita. Termasuk saat Iduladha.

Bagi masyarakat dan panitia kurban, insiden sapi lepas ini seharusnya menjadi pemantik kesadaran bahwa momen ibadah memerlukan persiapan ekstra—termasuk dalam hal keselamatan. []

Related posts