Viral! Emak-emak Naik Ojol, Ongkos Minta Dibagi Sama Driver: Lugu, Lucu, atau Logika di Luar Nalar?

  • Whatsapp
viral emak ojol
Video viral emak-emak naik ojol minta ongkos dibagi dua dengan driver menuai reaksi netizen. Ada yang menyebut lucu, polos, hingga logika di luar nalar. (Ist)

BacaJogja — Sebuah video viral di media sosial menyedot perhatian warganet. Video tersebut menampilkan momen tak biasa saat seorang emak-emak yang menaiki ojek online (ojol) meminta agar ongkos perjalanan dibagi dua dengan driver.

Dalam video yang beredar luas, ongkos perjalanan diketahui sebesar Rp30 ribu. Namun alih-alih membayar penuh, si penumpang justru melontarkan permintaan yang bikin sang driver terdiam.

Read More

“Kan kita sama-sama naik motor, berdua. Jadi uangnya dibagi dong,”
ujar emak-emak tersebut dengan nada polos.

Mendengar permintaan itu, driver ojol tampak kebingungan. Ia kemudian mencoba meluruskan dengan penjelasan sederhana.

“Kakak ini ada-ada saja. Saya ini driver, kakak penumpang. Saya kerja, kakak pakai jasa,”
jawab sang driver.

Viral dan Tuai Beragam Reaksi Netizen

Video ini sontak viral dan menuai beragam komentar dari warganet. Ada yang menganggap kejadian tersebut lucu, polos, dan menghibur, namun tak sedikit pula yang menilai logika si emak-emak keliru dan di luar nalar.

Kolom komentar pun dipenuhi celetukan bernada satire. Salah satu komentar yang ramai disorot berbunyi:

“Kok bisa ya? Besok kalau jalan kaki, uangnya dibagi sama jalannya.”

Sebagian netizen mencoba berpikir positif, menduga bahwa si emak-emak hanya bercanda. Namun lainnya menilai kejadian ini mencerminkan masih minimnya pemahaman sebagian masyarakat tentang konsep jasa dan profesi, khususnya layanan transportasi daring.

Ojol Bukan Sekadar Boncengan

Warganet juga mengingatkan bahwa ongkos ojek online bukan sekadar biaya “naik motor bersama”, melainkan mencakup jasa, waktu, risiko, serta tanggung jawab driver selama perjalanan.

“Kalau logikanya begitu, nanti naik bus rame-rame bayarnya patungan sopir juga dong,” tulis komentar lain yang tak kalah menyentil.

Terlepas dari niat sebenarnya, video ini sukses memancing diskusi publik. Banyak yang menilai kejadian semacam ini bisa menjadi bahan edukasi ringan, sekaligus hiburan di tengah padatnya isu serius. []

Related posts