BacaJogja — Perkembangan baru muncul dari insiden klitih yang terjadi pada Selasa (25/11/2025) dini hari di Dusun Giriloyo, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri. Setelah melakukan penyerangan terhadap dua pengendara, para terduga pelaku yang diduga masih remaja melarikan diri dan meninggalkan dua sepeda motor di lokasi.
Temuan ini menjadi petunjuk penting bagi Polsek Imogiri dalam mengungkap identitas para pelaku.
Identitas Dua Motor yang Ditinggalkan Terduga Pelaku
Polisi telah memastikan identitas dua motor yang ditemukan di halaman rumah warga, yaitu:
- Honda Vario AB 3918 KR
Motor berwarna hitam ini ditemukan terparkir tanpa pengendara di dekat lokasi kejar-kejaran. - Honda Vario AB 5341 XY
Sepeda motor ini memiliki ciri mencolok berupa velg emas. Kendaraan juga ditemukan dalam kondisi ditinggalkan begitu saja oleh para pelaku yang kabur.
“Kedua motor tersebut kini menjadi barang bukti utama dan tengah ditelusuri kepemilikannya,” kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Rabu (25/11).
Baca Juga: Aksi Perekaman di Kamar Mandi Kos Putri Condongcatur Sleman, Pelaku Diduga Kurir Ekspedisi
Kronologi Singkat Insiden Klitih
Kejadian bermula ketika dua korban, DJ (25) dan SUP (19), melintas di depan SPBU Imogiri sekitar pukul 00.30 WIB. Mereka disalip oleh rombongan remaja yang kemudian diduga memukulkan gesper hingga mengenai wajah SUP. Korban mengalami memar di bawah mata kanan.
Tidak terima dengan serangan tersebut, DJ langsung mengejar para pelaku hingga masuk ke pemukiman warga Dusun Giriloyo. Warga yang melihat kejar-kejaran ikut keluar dan mendekati lokasi. Menyadari aksi mereka diketahui warga, para terduga pelaku panik dan melarikan diri, meninggalkan dua motor tersebut.
Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Apresiasi 1001 Atlet Pelajar Berprestasi, Total Tali Asih Capai Rp1,8 Miliar
Personel Polsek Imogiri yang tiba di TKP segera mengamankan dua unit Honda Vario sebagai barang bukti. Identitas nomor pelat kendaraan kini menjadi kunci untuk menelusuri pemilik sekaligus mengarah pada identitas pelaku.
Selain mengamankan barang bukti, polisi juga mengumpulkan keterangan saksi dan mencatat kronologi lengkap kejadian.
Hingga kini, empat terduga pelaku klitih masih dalam pengejaran. Polisi bersama warga setempat terus melakukan pencarian untuk segera mengungkap dan menangkap para remaja yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. []






